Wagub Kaltara Tinjau Pabrik Energi Surya, Dorong Pemerataan Listrik di Wilayah 3T

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | PASURUAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), khususnya akses listrik dan internet.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, melakukan kunjungan kerja ke PT Santinilestari Energi Indonesia di Pasuruan, Jumat (10/4/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung teknologi energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), yang dinilai dapat menjadi solusi bagi wilayah terpencil di Kaltara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Wagub Ingkong mendapat pemaparan dari Direktur PT Santinilestari Energi Indonesia, Sandy Hartono, terkait sistem dan teknologi yang dapat diterapkan di daerah pedalaman dan perbatasan.

Ingkong mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak masyarakat di wilayah pedalaman Kaltara yang belum menikmati akses listrik dan internet secara memadai.

“Listrik merupakan layanan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Pemprov Kaltara terus berupaya memenuhi kebutuhan tersebut secara bertahap,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi geografis Kalimantan Utara yang cukup menantang menjadi kendala dalam pembangunan infrastruktur, terutama jaringan listrik konvensional.

“Kita terus mencari alternatif selain layanan PLN, salah satunya melalui pemanfaatan energi surya,” katanya.

Selain berdiskusi, Wagub juga meninjau langsung proses produksi panel surya, baterai, serta sistem instalasi penyalur daya yang dikembangkan perusahaan tersebut.

Berdasarkan data Pemprov Kaltara, saat ini terdapat sekitar 73 hingga 123 desa yang belum teraliri listrik. Sebagian besar desa tersebut berada di wilayah perbatasan, seperti Kabupaten Nunukan dan Malinau.

Sebagai upaya pemerataan pembangunan, Pemprov Kaltara menargetkan sekitar 10 hingga 20 desa dapat dialiri listrik setiap tahunnya.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah perbatasan dan pedalaman Kaltara. (dkisp)

Editor : Sahran

Sumber Berita: (dkisp)

Berita Terkait

Pemprov Kaltara Matangkan Strategi Tekan Stunting Lewat Pra Musrenbang Tematik 2026
Tekan Harga Pakan Unggas, DPKP Kaltara dan Bulog Rumuskan Skema Distribusi Jagung Murah
Pemprov Kaltara Sambut Kunjungan Wakil Menteri Digital Sarawak di PLBN Long Nawang
Wamen Digital Sarawak Tinjau PLBN Long Nawang, Dorong Penguatan Konektivitas Perbatasan Indonesia–Malaysia
Wagub Kaltara Tinjau Infrastruktur Perbatasan Apau Kayan, Soroti Jembatan dan RS Pratama
Halal Bihalal Idulfitri, Deddy Sitorus Kunjungi Rujab Bupati Nunukan
Gubernur Kaltara Gelar Open House Hari Kedua Idulfitri di Tarakan
Perkuat Kelembagaan, Gekrafs Kaltara Lakukan Konsolidasi Internal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:40 WITA

Wagub Kaltara Tinjau Pabrik Energi Surya, Dorong Pemerataan Listrik di Wilayah 3T

Rabu, 8 April 2026 - 16:49 WITA

Pemprov Kaltara Matangkan Strategi Tekan Stunting Lewat Pra Musrenbang Tematik 2026

Kamis, 2 April 2026 - 13:57 WITA

Tekan Harga Pakan Unggas, DPKP Kaltara dan Bulog Rumuskan Skema Distribusi Jagung Murah

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:19 WITA

Pemprov Kaltara Sambut Kunjungan Wakil Menteri Digital Sarawak di PLBN Long Nawang

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:35 WITA

Wamen Digital Sarawak Tinjau PLBN Long Nawang, Dorong Penguatan Konektivitas Perbatasan Indonesia–Malaysia

Berita Terbaru