Pererat Silaturahmi, Ketua Adat Kesultanan Bulungan Temui Kapolda Kaltara Bahas Kondusifitas Wilayah

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | TANJUNG SELOR, Dalam upaya memperkuat sinergitas antara tokoh adat dan aparat penegak hukum, Ketua Adat Kesultanan Bulungan Dt Buyung Perkasa melakukan kunjungan resmi ke Mapolda Kalimantan Utara (Kaltara) untuk menemui Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., Pertemuan hangat ini difokuskan pada pembahasan terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Bumi Benuanta.

‎​Sinergi Budaya dan Keamanan

‎​Dalam pertemuan tersebut, pihak Kesultanan Bulungan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Sebagai pilar penting dalam struktur sosial di Kaltara, lembaga adat dinilai memiliki peran strategis dalam meredam potensi konflik dan memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pendekatan kearifan lokal.

‎​”Kami berharap kolaborasi antara pihak kepolisian dan pemangku adat tetap terjaga erat. Keamanan wilayah adalah fondasi utama agar pembangunan dan kegiatan adat di Kaltara dapat berjalan beriringan,” ujar Ketua Adat Kesultanan Bulungan (Dt Drs.,DT., Buyung Perkasa M.Pd),

‎​Beberapa isu krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain:
‎​Pencegahan Konflik Sosial: Menekankan pentingnya dialog terbuka untuk menyelesaikan perselisihan di masyarakat sebelum berkembang menjadi masalah hukum.

‎​Dukungan Terhadap Program Kepolisian:

‎Mengajak seluruh elemen masyarakat adat untuk mensukseskan
‎program-program kamtibmas, terutama menjelang agenda-agenda nasional.
‎​Pelestarian Budaya Sebagai Identitas Bangsa: Menjadikan nilai-nilai luhur adat sebagai alat pemersatu di tengah keberagaman etnis di Kalimantan Utara.
‎​
‎Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.​menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Kesultanan Bulungan. Kapolda menekankan bahwa peran tokoh adat sangat vital sebagai jembatan komunikasi antara kepolisian dan warga.

‎​”Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari tokoh adat seperti Kesultanan Bulungan adalah kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kalimantan Utara,” ungkap Kapolda Kaltara.
‎​
‎Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk rutin melakukan koordinasi lapangan guna memastikan setiap dinamika sosial di Kalimantan Utara dapat tertangani dengan bijak melalui pendekatan hukum maupun pendekatan adat yang humanis.(*)

Editor : Sahran

Sumber Berita: https://suarakalimantankini.com

Berita Terkait

Tim Intelijen Kejati Kaltara Tangkap DPO Kasus Perambahan Hutan Ilegal di Sekatak
Tim Firma Hukum Subur Jaya & Partner Apresiasi Profesionalisme Polres Tabanan
Tim Kejaksaan Gabungan Amankan Tersangka Korupsi Hibah Pariwisata Kaltara di Makassar
Warga Pulau Tias Khawatir Jembatan Utama Goyang, Desak Pemerintah Segera Bertindak
Kericuhan Mewarnai RDP DPD RI di Kaltara, Warga Keluhkan Minimnya Ruang Bicara
Kejati Kaltara Periksa Tiga Mantan Bupati Nunukan Terkait Dugaan Kasus Pertambangan
Bertaruh Nyawa di Jeram: Jeritan Warga Perbatasan Malinau Menanti Akses Darat
Ketua Umum AKPERSI Temukan Aktivitas Tambang di Lahan Petani: Klaim PT Berau Coal Dipertanyakan
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:29 WITA

Tim Intelijen Kejati Kaltara Tangkap DPO Kasus Perambahan Hutan Ilegal di Sekatak

Kamis, 30 April 2026 - 19:08 WITA

Tim Firma Hukum Subur Jaya & Partner Apresiasi Profesionalisme Polres Tabanan

Kamis, 23 April 2026 - 09:02 WITA

Tim Kejaksaan Gabungan Amankan Tersangka Korupsi Hibah Pariwisata Kaltara di Makassar

Rabu, 15 April 2026 - 15:53 WITA

Warga Pulau Tias Khawatir Jembatan Utama Goyang, Desak Pemerintah Segera Bertindak

Jumat, 10 April 2026 - 16:25 WITA

Kericuhan Mewarnai RDP DPD RI di Kaltara, Warga Keluhkan Minimnya Ruang Bicara

Berita Terbaru