Menghidupkan Cerita: Dosen dan Mahasiswa UBT Ajak Anak Selumit Nikmati Membaca Berintonasi

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 01:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim bersama anak-anak di kampung Selumit melakukan kegiatan literasi membaca di Taman Barokah. (istimewa)

Tim bersama anak-anak di kampung Selumit melakukan kegiatan literasi membaca di Taman Barokah. (istimewa)

SKI, Tarakan Upaya meningkatkan minat baca anak kembali digencarkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Menghidupkan Cerita melalui Intonasi dan Irama Membaca” yang digelar pada 2 November 2025 di Taman Barokah Selumit, Tarakan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Borneo Tarakan (UBT) dalam mendorong budaya literasi sejak usia dini.

Dosen UBT Pimpin Pengabdian Masyarakat Tingkatkan Minat Baca Anak

Kegiatan dipimpin oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd., dosen Pendidikan Bahasa Indonesia UBT, didampingi lima mahasiswa semester 3, yakni Muhammad Arul, Muhammad Refi Naldi, Nurin Asiqin, Nasma, dan Nurul Hasanah.

Melalui metode membaca nyaring dengan intonasi dan irama, para penggiat literasi ini berupaya menghidupkan suasana cerita agar lebih ekspresif, menarik, dan mudah dipahami anak-anak di Kampung Selumit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Metode Membaca Berintonasi Jadi Daya Tarik Anak

Dalam pelaksanaan kegiatan, tim pelaksana menampilkan cara membaca yang dinamis. Alunan suara, intonasi naik turun, hingga irama yang terjaga berhasil mencuri perhatian anak-anak yang hadir.

Sejak sesi pembukaan, peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Para mahasiswa secara bergiliran memberikan penjelasan mengenai pentingnya membaca, kemudian membawakan cerita dengan gaya vokal yang ekspresif sehingga menciptakan pengalaman mendengar yang menyenangkan.

Interaksi Menarik Bangun Kedekatan dengan Anak

Pada momen tertentu dalam cerita, anak-anak diajak untuk ikut merespons melalui gerakan, tepuk tangan, hingga sesi tanya jawab singkat. Interaksi ini tidak hanya membuat kegiatan lebih hidup, tetapi juga membantu meningkatkan fokus dan keterlibatan peserta.

Aktivitas kreatif tersebut sekaligus menjadi sarana membangun kedekatan antara mahasiswa dan anak-anak, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan tanpa terkesan monoton.

Pentingnya Literasi Sejak Dini

Menurut Dr. Asih Riyanti, kegiatan ini bukan sekadar program literasi, melainkan wujud kecintaan terhadap pendidikan dan pengembangan anak sejak dini.

“Pengenalan bacaan yang menarik merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang kritis dan memiliki kemampuan literasi tinggi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kolaborasi mahasiswa dalam kegiatan ini adalah bukti nyata peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.

Ia menambahkan, kolaborasi mahasiswa dalam kegiatan ini adalah bukti nyata peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.

Harapan Kegiatan Berlanjut Secara Berkala

Masyarakat setempat menyambut baik program literasi ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat diadakan secara berkelanjutan karena dinilai mampu:

  • Menumbuhkan kegemaran membaca

  • Meningkatkan kepercayaan diri anak

  • Memperluas imajinasi

  • Mengasah kemampuan berbahasa

Kegiatan pengabdian masyarakat ini mempertegas bahwa literasi bukan hanya penghubung antara dunia pendidikan dan kebutuhan masyarakat luas. (*)

Editor : SKI

Editor : SKI

Sumber Berita: Mata Kaltara News

Berita Terkait

Tim Intelijen Kejati Kaltara Tangkap DPO Kasus Perambahan Hutan Ilegal di Sekatak
Tim Firma Hukum Subur Jaya & Partner Apresiasi Profesionalisme Polres Tabanan
Tim Kejaksaan Gabungan Amankan Tersangka Korupsi Hibah Pariwisata Kaltara di Makassar
Warga Pulau Tias Khawatir Jembatan Utama Goyang, Desak Pemerintah Segera Bertindak
Kericuhan Mewarnai RDP DPD RI di Kaltara, Warga Keluhkan Minimnya Ruang Bicara
Kejati Kaltara Periksa Tiga Mantan Bupati Nunukan Terkait Dugaan Kasus Pertambangan
Bertaruh Nyawa di Jeram: Jeritan Warga Perbatasan Malinau Menanti Akses Darat
Pererat Silaturahmi, Ketua Adat Kesultanan Bulungan Temui Kapolda Kaltara Bahas Kondusifitas Wilayah
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:29 WITA

Tim Intelijen Kejati Kaltara Tangkap DPO Kasus Perambahan Hutan Ilegal di Sekatak

Kamis, 23 April 2026 - 09:02 WITA

Tim Kejaksaan Gabungan Amankan Tersangka Korupsi Hibah Pariwisata Kaltara di Makassar

Rabu, 15 April 2026 - 15:53 WITA

Warga Pulau Tias Khawatir Jembatan Utama Goyang, Desak Pemerintah Segera Bertindak

Jumat, 10 April 2026 - 16:25 WITA

Kericuhan Mewarnai RDP DPD RI di Kaltara, Warga Keluhkan Minimnya Ruang Bicara

Kamis, 9 April 2026 - 21:15 WITA

Kejati Kaltara Periksa Tiga Mantan Bupati Nunukan Terkait Dugaan Kasus Pertambangan

Berita Terbaru