SKI, Bulungan – Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Kesehatan menggelar puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan berbagai kegiatan layanan kesehatan gratis dan edukasi masyarakat. Acara berlangsung di kawasan Tebu Kayan, areal Tugu Cinta Damai Tanjung Selor, Minggu (16/11/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Bulungan, drg. H. Imam Sujono, MAP, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) serta pengendalian penyakit prioritas, khususnya penyakit tidak menular (PTM) seperti kanker, jantung, stroke, dan gangguan kesehatan ibu dan anak.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Salah satu agenda utama dalam peringatan HKN tahun ini adalah pemeriksaan kesehatan gratis yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa dipungut biaya. Layanan ini mencakup skrining PTM, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga deteksi dini penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker.
“Pelayanan ini dapat menjangkau kelompok rentan yang mungkin selama ini sulit mengakses layanan kesehatan,” jelas drg. Imam.
Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan fungsi ginjal melalui analisis urin untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini. Pemeriksaan kesehatan ibu dan anak turut menjadi fokus, terutama terkait gizi, tumbuh kembang, dan imunisasi.
Deteksi Dini Penting untuk Turunkan Risiko PTM
Melalui skrining dan pemeriksaan tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.
“Kami ingin mendeteksi faktor risiko dan gejala penyakit sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, sehingga angka kasus dan kematian akibat penyakit tidak menular di Kabupaten Bulungan bisa menurun,” terangnya.
Edukasi Penanganan dan Pencegahan Penyakit Jantung
Selain layanan pemeriksaan, Dinas Kesehatan Bulungan juga mengadakan sesi edukasi dan tanya jawab mengenai penanganan dan pencegahan penyakit jantung. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, obesitas, gaya hidup tidak sehat, dan kebiasaan merokok.
“Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, sehingga diperlukan penanganan cepat untuk mencegah risiko kematian atau kecacatan,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, masyarakat juga diberikan pengetahuan mengenai tindakan pertolongan pertama bagi seseorang yang mengalami gejala serangan jantung, agar dapat memberikan bantuan awal sebelum mendapatkan perawatan medis.
Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
Kadis Kesehatan Bulungan itu turut mengingatkan bahwa pencegahan adalah langkah terbaik untuk mengurangi risiko PTM.
“Gaya hidup sehat, pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, dan pengelolaan stres harus menjadi kebiasaan. Itu kunci utama menjaga kesehatan,” pesannya.
Momentum Memperkuat Komitmen Bersama
drg. Imam berharap peringatan HKN ke-61 ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah strategis untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kesehatan serta meningkatkan kesejahteraan warga Bulungan. (*)
Editor: SKI
Editor : (ski)
Sumber Berita: Mata Kaltara News




















Subscribe to my channel