Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali Tegaskan Desa sebagai Poros Pembangunan Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI, JAWA TENGAHHari Desa Nasional 2026 yang digelar di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/1/2026), menjadi momentum penting dalam menegaskan desa sebagai poros utama pembangunan Indonesia.

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang refleksi dan penguatan komitmen bahwa desa merupakan fondasi terkuat bangsa. Kegiatan ini dihadiri kepala desa, perangkat desa, anggota BPD, lembaga kemasyarakatan desa, serta masyarakat dari berbagai wilayah.

Desa Jadi Subjek Utama Pembangunan Nasional

Dalam momentum Hari Desa Nasional 2026, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten hadir berdampingan bersama masyarakat desa. Hal ini menandai perubahan paradigma pembangunan, di mana desa tidak lagi diposisikan sebagai objek, melainkan subjek utama pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya cita ke-6, yaitu membangun Indonesia dari desa dan dari bawah. Desa diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan kebudayaan yang berkeadilan.

Penghargaan Desa Berprestasi dan Deklarasi Boyolali

Rangkaian kegiatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali diisi dengan pemberian penghargaan kepada desa-desa berprestasi dari berbagai kategori. Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kerja nyata desa yang selama ini sering berjalan tanpa sorotan.

Selain itu, dilakukan penandatanganan Deklarasi Boyolali, sebagai simbol komitmen bersama untuk memperkuat pembangunan desa yang berkelanjutan, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat desa.

Pengabdian Desa di Tengah Tantangan

Di balik peringatan Hari Desa Nasional 2026, tersimpan realitas bahwa pengabdian di desa tidak selalu berjalan mudah. Banyak kepala desa dan perangkat desa bekerja dalam keterbatasan serta menghadapi dinamika sosial di lapangan.

Namun peringatan ini menjadi penguat batin bahwa pengabdian desa memiliki arti penting bagi masa depan bangsa. Ketika desa bersatu dan diberi ruang yang adil, Indonesia diyakini akan tumbuh lebih kuat dan berdaulat.

Kick-Off Hari Desa Nasional 2026 Sepanjang Tahun

Peringatan di Boyolali ini sekaligus menjadi kick-off resmi Hari Desa Nasional 2026 yang akan berlangsung sepanjang tahun. Kegiatan ini melibatkan kepala desa se-Jawa Tengah, asosiasi desa se-Indonesia, OPD, Forkopimda, Ketua TP PKK, hingga jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.

Kolaborasi lintas sektor, termasuk media nasional, diharapkan menjadikan Hari Desa Nasional sebagai gerakan berkelanjutan dalam membangun Indonesia dari desa.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Boyolali, Kepala Desa Butuh, Camat Mojosongo, serta seluruh masyarakat desa yang berpartisipasi aktif.

“Bangun Desa, Bangun Indonesia.
Desa Terdepan untuk Indonesia.”

Oleh: A. Anwar Sadat, S.H.
Ketua Umum DPP APDESI Merah Putih

Penulis : A. Anwar Sadat, S.H.

Editor : Sahran

Sumber Berita: Mata Kaltara News

Berita Terkait

Dugaan Penerbitan Ijazah Tanpa Prosedur, Anggota DPRD Bulungan Laporkan Kepala PKBM Endless ke Polisi
Kasus ISPA Melonjak di Tiga Wilayah, Pemkab Bulungan Distribusikan 200 Ribu Masker ‎
‎MA Tolak Kasasi PLN Terkait Sengketa Tiang Listrik di Aceh Barat, Tegaskan Kewajiban Penyelesaian Hak Tanah
Ketua Partai Buruh Kaltara (Joko Supriyadi, S.T., M.T.,) Desak Audit PT KIPI dan Evaluasi Penanganan Karhutla 2026 ‎
Pemprov Kaltara Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri Lewat Program “Sinergi Kaltara” ‎
Peringati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan, Kejati Kaltara Gelar Ziarah di TMP Telabang Bangsa
Keterbatasan Keuangan Daerah, Pemprov Kaltara Minta Perjalanan Dinas Lebih Efisien
Kemenkes Salurkan 1.250 Masker KN95 untuk Mitigasi Dampak Kabut Asap Karhutla di Bulungan
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WITA

Dugaan Penerbitan Ijazah Tanpa Prosedur, Anggota DPRD Bulungan Laporkan Kepala PKBM Endless ke Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:57 WITA

Kasus ISPA Melonjak di Tiga Wilayah, Pemkab Bulungan Distribusikan 200 Ribu Masker ‎

Kamis, 3 September 2026 - 14:38 WITA

‎MA Tolak Kasasi PLN Terkait Sengketa Tiang Listrik di Aceh Barat, Tegaskan Kewajiban Penyelesaian Hak Tanah

Rabu, 2 September 2026 - 14:09 WITA

Ketua Partai Buruh Kaltara (Joko Supriyadi, S.T., M.T.,) Desak Audit PT KIPI dan Evaluasi Penanganan Karhutla 2026 ‎

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WITA

Pemprov Kaltara Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri Lewat Program “Sinergi Kaltara” ‎

Berita Terbaru

Dinkes Bulungan

Dampak Kabut Asap Karhutla, Kasus ISPA di Bulungan Capai 3.453 Kasus ‎

Sabtu, 19 Sep 2026 - 07:26 WITA

Berita Nasional

PENYEROBOTAN SOROTI RANTAI PENGUASAAN DAN ADMINISTRASI KELURAHAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:21 WITA