SKI | TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) terus berupaya memastikan pertumbuhan investasi di daerah membawa dampak positif yang nyata bagi perekonomian masyarakat lokal. Melalui program SINERGI KALTARA, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini memiliki jalur yang lebih jelas untuk masuk dan memenuhi kebutuhan rantai pasok industri skala besar.
Pada tahap awal implementasi program ini, sejumlah target strategis telah berhasil direalisasikan untuk membangun ekosistem kemitraan yang kuat antara pengusaha lokal dan perusahaan industri. Beberapa capaian utama tersebut meliputi:
Pembentukan Forum Koordinasi Multipihak (FKM): Berfungsi sebagai wadah komunikasi dan sinergi antar-pemangku kepentingan di Kaltara.
Pemetaan Kebutuhan Industri: Identifikasi data dan peluang spesifik agar produk UMKM relevan dengan permintaan kawasan industri.
Pembangunan Platform Digital: Sistem yang dirancang untuk mempermudah akses informasi, integrasi data, dan pendaftaran kemitraan.
Penerbitan Regulasi Kemitraan: Payung hukum dari pemerintah daerah yang menjamin keberlanjutan dan keadilan kerja sama.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU): Kesepakatan resmi yang dijalin antara Pemprov Kaltara dengan perusahaan raksasa, yakni PT. Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) dan PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN).
Langkah-langkah tersebut dinilai menjadi fondasi penting agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya pembangunan kawasan industri, melainkan ikut berperan aktif sebagai mitra strategis.
Gagasan dan keberhasilan tahap awal ini turut dipaparkan dalam sebuah seminar yang mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., yang bertindak langsung sebagai mentor. Seminar tersebut juga dihadiri oleh Dr. Ir. Robinson Hasoloan Sinaga, S.H., LL.M., selaku coach (pelatih), serta Dr. Andi Taufik, M.Si., yang hadir sebagai narasumber ahli.
Dengan terealisasinya fondasi awal SINERGI KALTARA, iklim investasi di Kalimantan Utara diharapkan dapat tumbuh inklusif dan selaras dengan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha lokal. (dkisp)
Editor : Redaksi suarakalimantankini
Sumber Berita: (dkisp)

















