SKI | BULUNGAN — Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan ke Kabupaten Bulungan sebagai bagian dari upaya mitigasi dampak kesehatan akibat kabut asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap upaya perlindungan masyarakat di wilayah terdampak karhutla, khususnya dalam mengantisipasi risiko kesehatan akibat paparan kabut asap dan partikulat di udara.
Dalam kunjungan itu, Kementerian Kesehatan memberikan stimulan berupa 1.250 masker KN95 kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat langkah perlindungan masyarakat, terutama kelompok rentan, dari paparan polusi udara akibat kabut asap.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Kesehatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan Kementerian Kesehatan. Selanjutnya, masker KN95 tersebut akan dimanfaatkan dan didistribusikan kepada masyarakat di wilayah yang membutuhkan, dengan mempertimbangkan kondisi serta tingkat risiko paparan kabut asap.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap berlangsung. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi dampak kesehatan akibat karhutla.
Melalui kolaborasi tersebut, upaya pencegahan dan perlindungan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bulungan diharapkan dapat berjalan secara optimal, sekaligus meminimalkan risiko gangguan kesehatan selama kondisi kabut asap. (*)

















