Pemprov Kaltara Matangkan Strategi Tekan Stunting Lewat Pra Musrenbang Tematik 2026

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 16:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat upaya penurunan angka stunting melalui perencanaan yang lebih terarah dan berbasis data. Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026 yang digelar di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, sebagai bagian dari tahapan awal penyusunan strategi yang lebih efektif dalam menekan prevalensi stunting di daerah.

Dalam arahannya, Ingkong menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting menjadi bagian penting dari agenda transformasi sosial nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029. Ia menyebutkan bahwa pemerintah pusat menargetkan angka stunting turun hingga 14,2 persen pada 2029, sementara Kaltara diharapkan mampu mencapai angka yang lebih rendah, yakni 11,4 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pendekatan penanganan stunting saat ini tidak lagi bersifat parsial, melainkan menitikberatkan pada pencegahan sejak dini melalui siklus kehidupan, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta optimalisasi peran pemerintah daerah berbasis data dan hasil.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan. Di antaranya adalah belum maksimalnya sinergi antarprogram serta pemanfaatan data yang belum sepenuhnya terintegrasi.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya penyusunan perencanaan yang terpadu dan berbasis data dalam seluruh dokumen pembangunan daerah, mulai dari RPJMD, RKPD hingga RKP Desa. Selain itu, pendekatan berbasis data individu atau by name by address dinilai krusial agar setiap intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.

“Program yang disusun harus jelas sasarannya. Tanpa itu, intervensi tidak akan efektif dan sulit memberikan dampak nyata,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ingkong menjelaskan bahwa fokus penanganan stunting perlu diarahkan pada kelompok prioritas, seperti ibu hamil, bayi, balita, remaja putri, calon pengantin, serta keluarga yang berisiko mengalami stunting. Ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan akses sanitasi yang layak sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Selain itu, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di sektor kesehatan juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Ia turut mengimbau masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki anak balita, untuk rutin memanfaatkan layanan Posyandu setiap bulan guna memantau tumbuh kembang anak.

Tak hanya itu, peran dunia usaha juga dinilai penting. Perusahaan diharapkan dapat memberikan dukungan kepada pekerja maupun masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya agar tetap mendapatkan akses layanan kesehatan, termasuk kunjungan rutin ke Posyandu.

Menutup arahannya, Ingkong berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menunjukkan komitmen dan kerja nyata dalam mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan.

“Keberhasilan menurunkan stunting mencerminkan kualitas kepemimpinan dan kinerja pemerintah daerah,” pungkasnya.(*)

Editor : Sahran

Sumber Berita: (dkisp)

Berita Terkait

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi
Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju
ORI Resmi Mundur dari Partai Buruh, Partai Buruh: “Tidak Mengganggu Konsolidasi
Wagub Kaltara Tempuh 9 Jam Jalur Berlumpur demi Tinjau Jalan Perbatasan KM 95
DKISP Kaltara Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Keamanan Digital
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wagub Serukan Aksi Nyata untuk Menjaga Bumi
Sekda Bulungan Minta Pengelolaan IPAL Satuan Pelayanan Gizi Dioptimalkan
Wagub Ingkong Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:58 WITA

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi

Senin, 13 Juli 2026 - 10:53 WITA

Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:52 WITA

ORI Resmi Mundur dari Partai Buruh, Partai Buruh: “Tidak Mengganggu Konsolidasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:48 WITA

Wagub Kaltara Tempuh 9 Jam Jalur Berlumpur demi Tinjau Jalan Perbatasan KM 95

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:09 WITA

DKISP Kaltara Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Keamanan Digital

Berita Terbaru

Pemerintahan

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi

Senin, 13 Jul 2026 - 21:58 WITA