Kericuhan Mewarnai RDP DPD RI di Kaltara, Warga Keluhkan Minimnya Ruang Bicara

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 16:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG SELOR – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komite I DPD RI dalam rangka kunjungan kerja akuntabilitas publik di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berlangsung tegang. Pertemuan yang membahas pembebasan lahan dan dampak pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning–Mangkupadi itu diwarnai aksi protes dari warga.

Rapat yang awalnya berjalan formal mulai memanas ketika sejumlah warga dari Desa Mangkupadi dan Kampung Baru merasa aspirasi mereka dibatasi. Ketegangan dipicu oleh mekanisme diskusi yang dinilai tidak memberikan ruang cukup bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara langsung kepada para anggota DPD RI.

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa perwakilan warga melayangkan protes keras hingga suasana ruang rapat menjadi riuh. Warga menilai, sebagai pihak yang terdampak langsung oleh pembangunan kawasan industri, suara mereka seharusnya menjadi prioritas dalam agenda akuntabilitas publik tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi Berhasil Dikendalikan

Meski sempat terjadi adu mulut dan emosi memuncak, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Pimpinan rapat bersama aparat keamanan berhasil menenangkan massa, sehingga RDP dapat dilanjutkan dengan pengawasan lebih ketat dan suasana yang kembali kondusif.

“Kami datang jauh-jauh untuk didengar, bukan hanya untuk menonton. Kami ingin kejelasan mengenai nasib lahan dan hak-hak kami di Mangkupadi,” ujar salah satu warga.

Kunjungan kerja DPD RI ini bertujuan menjalankan fungsi pengawasan terhadap proyek strategis nasional di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan.

Adapun fokus pembahasan meliputi:

  • Akuntabilitas publik, terkait transparansi proses pembangunan kawasan industri.
  • Hak masyarakat, khususnya penyelesaian sengketa lahan di Tanah Kuning, Mangkupadi, dan Kampung Baru.
  • Dampak lingkungan, yang berkaitan dengan keberlangsungan hidup warga di sekitar kawasan industri.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPD RI menyatakan komitmennya untuk menampung seluruh aspirasi tertulis dari warga yang belum sempat menyampaikan pendapat. Aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti dalam rapat kerja bersama kementerian terkait di Jakarta. (*)

Editor : Sahran

Sumber Berita: https://suarakalimantankini.com

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Permukiman di Sekatak Buji Kabupaten Bulungan, Belasan Rumah Dilaporkan Terdampak
Wagub Kaltara Tinjau Lokasi Kebakaran Kantor Bupati Bulungan, Pastikan Pemulihan Pelayanan Berjalan
Aliansi Ormas Kaltara Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Zainal Arifin atas Penanganan Kasus Mahasiswi di Makassar‎
Aliansi Ormas Kaltara Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Kekerasan Terhadap Warga di Tanjung Selor ‎
Viral Video Dugaan Penculikan di Bulungan, Ketua DPRD Kaltara Desak Polisi Usut Tuntas
Tim Intelijen Kejati Kaltara Tangkap DPO Kasus Perambahan Hutan Ilegal di Sekatak
Tim Firma Hukum Subur Jaya & Partner Apresiasi Profesionalisme Polres Tabanan
Tim Kejaksaan Gabungan Amankan Tersangka Korupsi Hibah Pariwisata Kaltara di Makassar
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:15 WITA

Kebakaran Melanda Permukiman di Sekatak Buji Kabupaten Bulungan, Belasan Rumah Dilaporkan Terdampak

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:59 WITA

Wagub Kaltara Tinjau Lokasi Kebakaran Kantor Bupati Bulungan, Pastikan Pemulihan Pelayanan Berjalan

Senin, 18 Mei 2026 - 19:21 WITA

Aliansi Ormas Kaltara Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Zainal Arifin atas Penanganan Kasus Mahasiswi di Makassar‎

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:12 WITA

Aliansi Ormas Kaltara Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Kekerasan Terhadap Warga di Tanjung Selor ‎

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:01 WITA

Viral Video Dugaan Penculikan di Bulungan, Ketua DPRD Kaltara Desak Polisi Usut Tuntas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sekprov Ajak ASN Maknai Iduladha dengan Menumbuhkan Kerendahan Hati

Senin, 25 Mei 2026 - 13:25 WITA