Jembatan Emas untuk UMKM, Gubernur Zainal Dukung Penuh SINERGI Kaltara

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menyatakan dukungan penuh terhadap inovasi SINERGI Kaltara (Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri Untuk Kalimantan Utara), yang dirancang untuk menghubungkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dengan kebutuhan industri di Kawasan Industri Tanah Kuning sebagai Program Strategis Nasional (PSN).

Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Zainal saat mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I di Gedung Graha Wisesa Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Jakarta, Selasa (23/6).

Gubernur Zainal, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memastikan investasi besar yang masuk ke Kaltara mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mendukung penuh inovasi SINERGI Kaltara ini. Kita harus bergerak cepat dan melakukan intervensi kebijakan agar masyarakat Kalimantan Utara tidak sekadar menjadi penonton di rumah sendiri di tengah besarnya investasi yang masuk,” kata Zainal.

Ia menilai SINERGI Kaltara menjadi langkah strategis untuk memperkuat keterlibatan UMKM dalam rantai pasok industri yang akan berkembang di Kawasan Industri Tanah Kuning.

“Program ini adalah jembatan emas yang akan mempertemukan kebutuhan industri besar dengan produk-produk unggulan UMKM lokal kita,” lanjutnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Zainal menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk memperkuat program tersebut melalui regulasi yang mendukung penggunaan produk lokal.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mendorong pengelola kawasan industri untuk memprioritaskan produk lokal yang telah memenuhi standar kualitas dan kebutuhan industri.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, kawasan industri, dan pelaku UMKM, diharapkan hilirisasi industri di Kaltara tidak hanya menghadirkan nilai investasi yang besar, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha, lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

SINERGI Kaltara menjadi salah satu upaya strategis Pemprov Kaltara untuk memastikan pertumbuhan ekonomi daerah berlangsung lebih inklusif dengan melibatkan pelaku usaha lokal sebagai bagian dari rantai pasok industri global. (dkisp)

Editor : Redaksi suarakalimantankini.com

Sumber Berita: dkisp

Berita Terkait

Wagub Ingkong Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI
Gubernur Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Daerah, Dukung Penguatan Konektivitas Nasional
DPP AKPERSI BERHENTIKAN DENGAN TIDAK HORMAT KETUA DPC AKPERSI KABUPATEN TANGGAMUS, TEGASKAN ZERO TOLERANCE TERHADAP NARKOTIKA
Infrastruktur Minim, 70% Lahan Padi CSR di Tanjung Buka Terancam Gagal Panen
Sekprov Gagas SINERGI Kaltara, Jembatani UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Industri Global
Persidangan Sinode GKPI, Momentum Strategis Penguatan Pelayanan Gereja
Pemprov Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-12 Berturut-turut
Gubernur Zainal Perjuangkan Legalitas KKMB Tarakan, Dorong Kawasan Konservasi Jadi Tahura
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:08 WITA

Wagub Ingkong Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:55 WITA

Gubernur Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Daerah, Dukung Penguatan Konektivitas Nasional

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:09 WITA

DPP AKPERSI BERHENTIKAN DENGAN TIDAK HORMAT KETUA DPC AKPERSI KABUPATEN TANGGAMUS, TEGASKAN ZERO TOLERANCE TERHADAP NARKOTIKA

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:34 WITA

Infrastruktur Minim, 70% Lahan Padi CSR di Tanjung Buka Terancam Gagal Panen

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:24 WITA

Sekprov Gagas SINERGI Kaltara, Jembatani UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Industri Global

Berita Terbaru