Andi Harun dorong Skala Festival Budaya Adat Pampang di Tingkat Nasional

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 15:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Budaya Dayak Kenyah Desa Pampang di Lamin Pemung Tawai, Kelurahan Budaya Pampang, Kota Samarinda, Kamis (19/6/2025)

Festival Budaya Dayak Kenyah Desa Pampang di Lamin Pemung Tawai, Kelurahan Budaya Pampang, Kota Samarinda, Kamis (19/6/2025)

SKI, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun secara resmi membuka Festival Budaya Dayak Kenyah di Desa Pampang, Lamin Pemung Tawai, Kelurahan Budaya Pampang, Kota Samarinda, Kamis (19/6/2025).

Andi Harun dengan tegas mencetuskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan turut andil dalam festival tersebut. Sehingga, kegiatan semacam tempo dulu ini bisa bertaraf internasional.

“Tahun depan kita akan menaikan skala festival ke dunia internasional. Kita akan mengundang negara luar termasuk mengundang kepala daerah se-Indonesia,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap, pagelaran adat budaya di Kota Samarinda menjadi pemacu pelestarian sejarah dari leluhur di daerah lainnya. Sehingga memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar.

Pesta adat budaya Pampang yang diselenggarakan setiap tahun disebut-sebut sebagai bentuk rasa syukur atas panen raya oleh para petani setempat. Hal ini sudah turun-temurun dilakukan sejak dahulu.

Kegiatan festival Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang sudah masuk ke dalam kalender tahunan, setiap tahun semakin meriah.

“Ini bentuk cara kita untuk melestarikan adat budaya,” ujar Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

Di selah kegiatan Andi Harun menyampaikan bahwa sebagai bagian penghormatan terhadap leluhur masyarakat Dayak di Kota Samarinda. Tak hanya itu, dirinya pun turut memberikan apresiasi di tengah pesatnya perkembangan digitalisasi masyarakat adat mampu mempertahankan tradisi tersebut.

“Kegiatan ini terus tumbuh di tengah kemajuan budaya, dan ini menjadi kebanggaan kita dalam mempertahankan adat,” tuturnya.

“Ini memberi pesan bahwa generasi harus mempertahankan ketahanan pangan, karena pesta Budaya Pampang ini dikaitkan pada hari raya panen,” tambah Andi Harun.

Penulis : (/dud/ski-adv/)

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80: Pemprov Kaltara Apresiasi Lomba Sumpit Tradisional Gelaran Polda
Bupati Ibrahim Ali Tinjau Progres Pembangunan Pusat Pemerintahan Tana Tidung
Menuju Papua Barat, Gubernur Zainal Paliwang Resmi Lepas Kontingen Pesparawi Kaltara
Dua Pemimpin Daerah Kaltara Raih Penghargaan Nasional di Anugerah SMSI 2026
Wagub Perkuat Sinergi dengan Kominda untuk Jaga Stabilitas Daerah
Sambut 1 Muharram 1448 H, Ribuan Peserta Padati Pawai Tahun Baru Islam di Tanjung Selor
Petugas Sensus Bakal Sisir Perbatasan, Pemkab Malinau Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026
Pemprov Tuntaskan Legalitas Lahan BPVP, Pembangunan Pusat Pelatihan Vokasi Segera Dimulai
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:27 WITA

Hari Bhayangkara ke-80: Pemprov Kaltara Apresiasi Lomba Sumpit Tradisional Gelaran Polda

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:05 WITA

Bupati Ibrahim Ali Tinjau Progres Pembangunan Pusat Pemerintahan Tana Tidung

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:32 WITA

Menuju Papua Barat, Gubernur Zainal Paliwang Resmi Lepas Kontingen Pesparawi Kaltara

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:16 WITA

Dua Pemimpin Daerah Kaltara Raih Penghargaan Nasional di Anugerah SMSI 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:45 WITA

Wagub Perkuat Sinergi dengan Kominda untuk Jaga Stabilitas Daerah

Berita Terbaru