Bupati Berau Targetkan RSUD Baru Tanjung Redeb Beroperasi Maksimal Tahun 2026

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 19:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Redeb yang berada di Jalan Sultan Agung

Gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Redeb yang berada di Jalan Sultan Agung

BERAU –  Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baru Tanjung Redeb. Meski secara fisik bangunan telah rampung, sejumlah tantangan strategis masih membayangi, terutama keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga yang berlokasi tepat di seberang rumah sakit.

Dalam keterangannya, Bupati Sri Juniarsih menargetkan rumah sakit berstandar BPJS ini harus mulai beroperasi paling lambat tahun 2026. Namun demikian, ia juga menyoroti isu lingkungan yang tak bisa diabaikan.

“RSUD ini harus sudah berjalan maksimal tahun depan. Tapi kita tidak bisa menutup mata soal lingkungan. TPA segera dipindah agar operasional rumah sakit tidak terganggu,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai keberadaan TPA di Jalan Sultan Agung bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa berdampak pada standar kelayakan rumah sakit, terutama dalam hal akreditasi dan pemenuhan syarat lingkungan.

Pemkab Berau, menurutnya, memiliki batas waktu hingga 2027 untuk menutup TPA Bujangga. Jika tidak segera dilakukan relokasi, daerah bisa terancam sanksi administratif maupun hukum akibat pelanggaran peraturan lingkungan hidup.

“Kalau tidak kita tangani sejak sekarang, akan jadi bom waktu. Kita tidak ingin pembangunan besar seperti RSUD ini justru terhambat karena kita lalai soal lingkungan,” ujarnya.

Sri Juniarsih telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk segera menyusun kajian teknis dan dokumen pendukung relokasi TPA. Kajian tersebut diharapkan menjadi dasar kuat untuk pengambilan keputusan, termasuk penentuan lokasi dan skema pembiayaan.

Selain isu TPA, bupati juga meminta percepatan pengadaan alat kesehatan (alkes), penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) medis, dan penyusunan program pendidikan untuk dokter spesialis.

“Kelengkapan pendukung sepe SDM dan alkes harus disiapkan sejak sekarang. Kita tidak boleh menunggu semua regulasi selesai baru bergerak,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Berau saat ini juga tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa institusi pendidikan kedokteran untuk mendukung penyediaan tenaga spesialis dalam jangka menengah dan panjang.

Penulis : (/isg/ski/

Editor : Redaktur

Berita Terkait

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi
Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju
ORI Resmi Mundur dari Partai Buruh, Partai Buruh: “Tidak Mengganggu Konsolidasi
Wagub Kaltara Tempuh 9 Jam Jalur Berlumpur demi Tinjau Jalan Perbatasan KM 95
DKISP Kaltara Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Keamanan Digital
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wagub Serukan Aksi Nyata untuk Menjaga Bumi
Sekda Bulungan Minta Pengelolaan IPAL Satuan Pelayanan Gizi Dioptimalkan
Wagub Ingkong Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:58 WITA

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi

Senin, 13 Juli 2026 - 10:53 WITA

Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:52 WITA

ORI Resmi Mundur dari Partai Buruh, Partai Buruh: “Tidak Mengganggu Konsolidasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:48 WITA

Wagub Kaltara Tempuh 9 Jam Jalur Berlumpur demi Tinjau Jalan Perbatasan KM 95

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:09 WITA

DKISP Kaltara Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Keamanan Digital

Berita Terbaru

Pemerintahan

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi

Senin, 13 Jul 2026 - 21:58 WITA