Pemprov Kaltara Gelar Workshop Literasi Data, Perkuat Implementasi Satu Data Daerah

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 17:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Workshop Pengembangan Literasi Data sebagai langkah awal memperkuat implementasi Satu Data Daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Luminor, Tanjung Selor, Jumat (17/4), dan menjadi bagian dari upaya strategis meningkatkan kualitas tata kelola data di lingkungan pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Luminor, Tanjung Selor, Jumat (17/4), dan menjadi bagian dari upaya strategis meningkatkan kualitas tata kelola data di lingkungan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Workshop ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2024. Di tingkat daerah, komitmen tersebut juga diperkuat melalui Peraturan Gubernur Kalimantan Utara Nomor 30 Tahun 2022.

Kegiatan ini turut didukung oleh Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar), sekaligus menjadi momentum penting dalam merumuskan kerangka, mekanisme, serta kurikulum sekolah data yang komprehensif dan berkelanjutan.

Kepala Bapperida Kaltara, Bertius, S.Hut., melalui Kepala Bidang Pengkajian Perencanaan Daerah dan Pengendalian Pembangunan, Dedy Irawan, S.E., menyampaikan bahwa implementasi Satu Data tidak hanya berfokus pada aspek tata kelola dan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Tanpa pemahaman yang memadai, data yang tersedia berisiko tidak dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan,” ujar Dedy.

Ia menjelaskan, pembentukan sekolah data menjadi salah satu strategi untuk memperkuat pemahaman, pengolahan, serta pemanfaatan data lintas sektor.

Menurutnya, program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara ketersediaan data dan kemampuan pengguna dalam mengolahnya secara tepat.

“Sekolah data diharapkan mampu membangun budaya pemanfaatan data di daerah, sehingga data tidak hanya tersimpan, tetapi benar-benar menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan kebijakan,” jelasnya.

Melalui workshop ini, diharapkan kualitas perencanaan, penganggaran, serta evaluasi pembangunan di lingkungan Pemprov Kaltara dapat meningkat secara signifikan.

Selain itu, peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi juga semakin terbuka, khususnya dalam pengembangan riset dan inovasi berbasis data daerah. Sinergi tersebut diyakini mampu memperkuat ekosistem data daerah secara menyeluruh.

Dedy menegaskan, pengembangan sekolah data ke depan memerlukan kurikulum yang terstruktur, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

“Materi dan metode pembelajaran harus selaras dengan tujuan Satu Data Daerah dan kebutuhan pengguna,” tutupnya. (dkisp)

Editor : Suarakalimantankini.com

Sumber Berita: (dkisp)

Berita Terkait

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Libatkan Anggota DPRD Bulungan, ‎ “Penyerahan Barang Bukti”
Warga Tanjung Selor Hulu Keluhkan Sisa Pemangkasan Ranting Pohon di Tepian Sungai Kayan
Gubernur Kaltara Rencanakan Lomba Sumpit Se-Borneo pada 2027
AKPERSI Gelar Pelatihan Jurnalistik Menuju UKW, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Dugaan Penerbitan Ijazah Tanpa Prosedur, Anggota DPRD Bulungan Laporkan Kepala PKBM Endless ke Polisi
Kasus ISPA Melonjak di Tiga Wilayah, Pemkab Bulungan Distribusikan 200 Ribu Masker ‎
‎MA Tolak Kasasi PLN Terkait Sengketa Tiang Listrik di Aceh Barat, Tegaskan Kewajiban Penyelesaian Hak Tanah
Ketua Partai Buruh Kaltara (Joko Supriyadi, S.T., M.T.,) Desak Audit PT KIPI dan Evaluasi Penanganan Karhutla 2026 ‎
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:51 WITA

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Libatkan Anggota DPRD Bulungan, ‎ “Penyerahan Barang Bukti”

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:24 WITA

Gubernur Kaltara Rencanakan Lomba Sumpit Se-Borneo pada 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

AKPERSI Gelar Pelatihan Jurnalistik Menuju UKW, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WITA

Dugaan Penerbitan Ijazah Tanpa Prosedur, Anggota DPRD Bulungan Laporkan Kepala PKBM Endless ke Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:57 WITA

Kasus ISPA Melonjak di Tiga Wilayah, Pemkab Bulungan Distribusikan 200 Ribu Masker ‎

Berita Terbaru