Pemprov Kaltara Siapkan Lahan 20 Hektare untuk Kantor Wilayah Imigrasi dan Pemasyarakatan Mandiri

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | Tanjung Selor – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menegaskan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mandiri di wilayah tersebut. Sebagai wujud nyata, Pemprov telah menyiapkan lahan terpadu seluas 20 hektare di Tanjung Selor.

Komitmen ini disampaikan Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur Syahrioma Delavino, S.Sos., M.H., beserta rombongan di Ruang Rapat Kerja Kantor Gubernur, Selasa (9/6).

Gubernur menjelaskan, dua lokasi strategis telah disiapkan, masing-masing seluas 10 hektare. Satu lokasi berasal dari penyediaan pemerintah daerah, sedangkan satunya lagi merupakan hibah dari tokoh adat Kesultanan Bulungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Total lahan yang tersedia mencapai 20 hektare. Ini adalah langkah penting untuk mempercepat pembentukan Kantor Wilayah Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berdiri sendiri di Kaltara,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan lembaga yang mandiri menjadi sangat mendesak seiring pesatnya perkembangan investasi dan meningkatnya mobilitas tenaga kerja asing di berbagai kawasan industri strategis. Sebagai wilayah perbatasan, pengawasan keimigrasian juga perlu diperkuat mengingat dinamika lalu lintas orang yang cukup tinggi.

“Kami siap membantu sepenuhnya agar kantor definitif ini segera terwujud,” tegas Gubernur.

Sambil menunggu pembangunan kantor permanen, Pemprov juga telah menyiapkan ruang kerja sementara di lingkungan Kantor Gubernur. Ruangan ini nantinya dapat digunakan untuk pelayanan publik seperti penerbitan paspor dan visa.

Selain membahas rencana kantor baru, pertemuan juga menyoroti kondisi Lapas Tarakan dan Lapas Nunukan yang saat ini mengalami kelebihan kapasitas. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan, meskipun selama ini warga binaan masih terjaga kondusif dan kooperatif.

Gubernur berharap kawasan terpadu yang direncanakan nantinya dapat menjadi solusi jangka panjang, sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan dan pengawasan bagi warga binaan.

Di akhir pertemuan, Syahrioma Delavino menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dan tanggapan cepat dari Pemerintah Provinsi Kaltara terhadap rencana penguatan kelembagaan di bidang imigrasi dan pemasyarakatan. (dkisp)

Berita Terkait

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi
Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju
ORI Resmi Mundur dari Partai Buruh, Partai Buruh: “Tidak Mengganggu Konsolidasi
Wagub Kaltara Tempuh 9 Jam Jalur Berlumpur demi Tinjau Jalan Perbatasan KM 95
DKISP Kaltara Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Keamanan Digital
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wagub Serukan Aksi Nyata untuk Menjaga Bumi
Sekda Bulungan Minta Pengelolaan IPAL Satuan Pelayanan Gizi Dioptimalkan
Wagub Ingkong Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:58 WITA

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi

Senin, 13 Juli 2026 - 10:53 WITA

Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:52 WITA

ORI Resmi Mundur dari Partai Buruh, Partai Buruh: “Tidak Mengganggu Konsolidasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:48 WITA

Wagub Kaltara Tempuh 9 Jam Jalur Berlumpur demi Tinjau Jalan Perbatasan KM 95

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:09 WITA

DKISP Kaltara Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Keamanan Digital

Berita Terbaru

Pemerintahan

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi

Senin, 13 Jul 2026 - 21:58 WITA

Keagamaan

Buka Konferda Ke-36 GKII, Wagub Ajak Jemaat Bertumbuh Bersama

Rabu, 8 Jul 2026 - 14:56 WITA