Pertemuan Perbatasan RI–Malaysia Akan Digelar di Long Nawang Malinau

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | MALINAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama Pemerintah Kabupaten Malinau akan menggelar pertemuan lintas negara di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, pada 25 Maret 2026.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, tokoh adat, hingga delegasi dari Malaysia. Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama di kawasan perbatasan yang selama ini memiliki hubungan sosial dan budaya yang erat.

Kepala Adat Besar Apau Kayan, Ibau Ala, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut akan dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala serta Bupati Malinau Wempi W. Mawa, bersama jajaran Lembaga Adat Besar Apau Kayan dan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pihak Malaysia, dijadwalkan hadir Wakil Menteri Digital Malaysia Datuk Wilson Uga Anak Kumbong bersama rombongan dari Sarawak.

Menurut Ibau Ala, kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk membahas berbagai isu strategis di kawasan perbatasan, termasuk kerja sama sosial budaya, ekonomi masyarakat, hingga pengelolaan wilayah perbatasan yang melibatkan masyarakat adat dari kedua negara.

Ia juga menegaskan bahwa hubungan masyarakat Dayak di wilayah Indonesia dan Malaysia telah terjalin sejak lama sebagai satu rumpun. Oleh karena itu, pertemuan ini juga menjadi sarana mempererat kembali tali persaudaraan lintas negara.

Selain memperkuat hubungan sosial, masyarakat perbatasan juga berharap adanya percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), khususnya dari pihak Malaysia.

Menurutnya, keberadaan PLBN akan menjadi pintu resmi aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi serta pembangunan infrastruktur di kawasan terpencil seperti Apau Kayan.

“Jika PLBN segera dibangun, tentu akan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat dan perkembangan wilayah perbatasan,” ujarnya.

Pertemuan yang akan digelar di Long Nawang ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan bersama yang mendorong pembangunan kawasan perbatasan menjadi lebih maju serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.

Penulis : (dkisp)

Editor : Sahran

Sumber Berita: (dkisp)

Berita Terkait

Sekprov Sambut Kloter 7, Jemaah Haji Kaltara Kembali dengan Selamat
Sekprov Ajak ASN Dukung Sensus Ekonomi dan Jaga Komitmen Tata Kelola Keuangan
‎Perkuat Ketahanan Pangan, TP PKK dan DKPP Nunukan Gelar Pelatihan di Sebatik
Partisipasi Badan Publik Meningkat, KI Kaltara Perluas Cakupan Monev KIP 2026
Pemprov dan TVRI Gelar Nobar Gratis, Gubernur Ajak Warga Nikmati Piala Dunia
Gubernur Zainal Dorong Percepatan Pembangunan Lewat Penguatan Birokrasi
Pemprov Kaltara Perkuat Akuntabilitas Kinerja Melalui Bimtek Evaluator AKIP
Sosialisasi Konflik Kepentingan, Gubernur Ingatkan ASN Utamakan Kepentingan Publik
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:11 WITA

Sekprov Sambut Kloter 7, Jemaah Haji Kaltara Kembali dengan Selamat

Senin, 15 Juni 2026 - 14:06 WITA

Sekprov Ajak ASN Dukung Sensus Ekonomi dan Jaga Komitmen Tata Kelola Keuangan

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:39 WITA

‎Perkuat Ketahanan Pangan, TP PKK dan DKPP Nunukan Gelar Pelatihan di Sebatik

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:12 WITA

Partisipasi Badan Publik Meningkat, KI Kaltara Perluas Cakupan Monev KIP 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:48 WITA

Pemprov dan TVRI Gelar Nobar Gratis, Gubernur Ajak Warga Nikmati Piala Dunia

Berita Terbaru