Tembus Rp11 Triliun, Gubernur Kaltara Pacu Pembangunan Kereta Api Logistik

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | TANJUNG SELOR – Catatan investasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan performa yang sangat impresif. Hingga Triwulan I tahun 2026, realisasi investasi di Bumi Benuanta sukses menembus angka Rp11 triliun.

Menyikapi pertumbuhan ekonomi yang masif ini, Pemprov Kaltara bergerak cepat memperkuat infrastruktur penunjang, salah satunya dengan memacu rencana pembangunan jaringan kereta api logistik strategis.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pembangunan Infrastruktur Strategis Jaringan Kereta Api di Aula Pertemuan Kantor Gubernur, Kamis (11/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Zainal menjelaskan, forum strategis ini merupakan langkah konkret tindak lanjut dari audiensi mendalam yang telah dilakukan bersama pihak investor, PT Indonesia Transit Synergy (INTRA).

Menurut Gubernur, kehadiran jalur kereta api logistik ini akan menjadi jawaban atas tantangan efisiensi distribusi hasil bumi di Kaltara, khususnya untuk sektor pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.

“Bagi para pengusaha tambang maupun kelapa sawit, keberadaan kereta api ini nantinya bisa memangkas biaya angkut menjadi jauh lebih murah menuju kawasan industri maupun pelabuhan utama,” ujar Zainal.

Lebih lanjut, pemimpin nomor satu di Kaltara ini menilai moda transportasi berbasis rel akan menjadi solusi jangka panjang yang mengoneksikan pusat-pusat produksi di empat kabupaten sekaligus, mulai dari Bulungan, Tana Tidung, Malinau, hingga Nunukan

Selain efisiensi biaya, proyek ini diproyeksikan mampu mengurangi beban tonase kendaraan di jalan umum, sehingga dapat menekan angka kerusakan jalan raya akibat mobilitas truk bermuatan besar.

Melalui FGD ini, Gubernur berharap ada kesepahaman awal yang kuat (MoU) antara PT INTRA dengan perusahaan-perusahaan lokal selaku pengguna jasa (off-taker).

Menariknya, visi Gubernur Zainal tidak berhenti pada angkutan barang saja. Ke depan, ia menargetkan jaringan rel ini juga bisa melayani moda transportasi penumpang yang menghubungkan seluruh daratan Kalimantan, bahkan hingga menembus batas negara tetangga.

“Mudah-mudahan ke depan ada rel untuk barang dan juga penumpang. Kami bahkan sudah menjalin komunikasi intensif dengan pihak Brunei Darussalam terkait rencana besar jalur kereta api lintas Kalimantan, Malaysia, dan Brunei,” pungkasnya optimis.(*)

Editor : Redaksi suarakalimantankini

Sumber Berita: dkisp

Berita Terkait

Kejar Target UCJ 2026, Sekprov Minta Daerah Percepat Perlindungan Pekerja
Gubernur Buka Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi
Wagub Dorong Perusahaan Perkuat Kontribusi Pembangunan Melalui CSR
Gubernur Minta RKPD 2027 Fokus pada Prioritas Pembangunan dan Kebutuhan Masyarakat
Gubernur Percepat Hadirnya BPVP Bulungan, Siapkan Tenaga Kerja Lokal Lebih Kompetitif
Pemprov Dukung Pembentukan Kanwil Kementerian HAM Definitif di Kaltara
Finalisasi Dashboard Executive Kaltara: Integrasi Data Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan Akurat
Pemprov Kaltara Siapkan Lahan 20 Hektare untuk Kantor Wilayah Imigrasi dan Pemasyarakatan Mandiri
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:04 WITA

Tembus Rp11 Triliun, Gubernur Kaltara Pacu Pembangunan Kereta Api Logistik

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:37 WITA

Gubernur Buka Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:21 WITA

Wagub Dorong Perusahaan Perkuat Kontribusi Pembangunan Melalui CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:17 WITA

Gubernur Minta RKPD 2027 Fokus pada Prioritas Pembangunan dan Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:30 WITA

Gubernur Percepat Hadirnya BPVP Bulungan, Siapkan Tenaga Kerja Lokal Lebih Kompetitif

Berita Terbaru