MKN| MALINAU – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah infrastruktur di wilayah perbatasan Apau Kayan, Kabupaten Malinau, Selasa (24/3).
Setibanya di Bandar Udara Long Ampung sekitar pukul 11.05 WITA, Wagub langsung meninjau sejumlah fasilitas vital didampingi jajaran perangkat daerah, di antaranya Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Bustan, Kepala Bapperida Kaltara Bertius, serta Kepala BPPD Kaltara Ferdy Manurun Tanduklangi.
Peninjauan difokuskan pada infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, serta Rumah Sakit Kelas D Pratama Long Ampung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat meninjau Jembatan Long Ampung, Ingkong Ala menyoroti kondisi jembatan yang dinilai memerlukan perhatian serius. Infrastruktur tersebut diketahui belum mengalami perbaikan sejak pertama kali dibangun pada 2008.
“Jembatan ini menjadi akses utama masyarakat menuju bandara, namun kondisinya sudah mulai rusak dan membahayakan,” ujarnya.
Selain itu, kondisi jalan di sekitar jembatan juga mengalami kerusakan, sehingga dinilai dapat menghambat mobilitas masyarakat.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke RS Pratama Long Ampung. Dalam kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah kerusakan, terutama pada bagian plafon yang mengalami kebocoran akibat rembesan air.
Wagub menegaskan bahwa kondisi tersebut harus segera ditindaklanjuti, termasuk mengevaluasi tanggung jawab pihak kontraktor, mengingat masih terdapat bagian gedung baru yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Kunjungan dilanjutkan ke Jembatan Nawang yang menghubungkan Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Selatan. Kondisi jembatan tersebut juga dinilai memprihatinkan meskipun telah dibangun sejak 2006.
Ingkong Ala menekankan pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah perbatasan guna menjamin keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut agenda kunjungan delegasi Malaysia yang dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Maret 2026 di wilayah Long Nawang.
Editor : Sahran

















