Warga Pulau Tias Khawatir Jembatan Utama Goyang, Desak Pemerintah Segera Bertindak

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 15:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret jembatan utama di Pulau Tias yang dilaporkan bergoyang saat dilintasi, memicu kekhawatiran warga terhadap risiko kecelakaan, Rabu (15/04/26).

Potret jembatan utama di Pulau Tias yang dilaporkan bergoyang saat dilintasi, memicu kekhawatiran warga terhadap risiko kecelakaan, Rabu (15/04/26).

SKI | Bulungan – Kondisi infrastruktur jembatan penghubung di Pulau Tias, Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, kini menjadi sorotan tajam. Warga setempat mulai menyuarakan kekhawatiran mendalam lantaran jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas mereka dianggap sudah tidak layak dan terancam roboh.

‎Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (15/04/2026), struktur jembatan dilaporkan sudah mengalami goyangan yang signifikan saat dilintasi. Kondisi ini dinilai sangat berisiko memicu kecelakaan fatal bagi pengguna jalan yang melintas setiap harinya.

‎Pulau Tias bukanlah permukiman kecil. Wilayah yang secara administratif terdiri dari 6 RT dan 1 RW ini dihuni oleh sekitar 300 Kepala Keluarga (KK) dengan total penduduk mencapai kurang lebih 1.000 jiwa.

‎Peran jembatan tersebut sangat vital karena memikul beban lalu lintas harian untuk berbagai kebutuhan, di antaranya:
‎Jalur utama anak sekolah menuju lembaga pendidikan dan menjadi Akses krusial bagi warga yang membutuhkan bantuan medis darurat.

‎Perwakilan warga menyatakan bahwa penyampaian keluhan ini merupakan bentuk aspirasi agar pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir mendapat prioritas yang setara.

‎”Kami berharap ada langkah nyata dari para pemangku kebijakan. Ini adalah akses tunggal kami. Jangan sampai menunggu ada korban atau kerusakan total baru ada perbaikan,” ujar salah satu warga saat menyampaikan aspirasinya.

‎Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Pulau Tias masih menanti respon resmi serta peninjauan langsung dari pemerintah tingkat kecamatan maupun Kabupaten Bulungan

‎Keamanan dan keselamatan seribu jiwa di desa tersebut kini bergantung pada percepatan langkah pemerintah dalam melakukan perbaikan atau renovasi total terhadap infrastruktur yang ada. Warga berharap solusi konkret dapat segera terealisasi sebelum kerusakan jembatan semakin parah.

‎#Redaksi Suara Kalimantan Kini

Editor : Sahran

Berita Terkait

Gubernur Kaltara Dorong PT Benuanta Kaltara Jaya Perkuat Tata Kelola demi Kinerja dan Kontribusi Daerah
SURVEI LITBANG KOMPAS: Sentimen Positif Meningkat, KSPI dan Partai Buruh Lampung Apresiasi Kenaikan Kinerja Polri
Gubernur Buka O2SN 2026, Bidik Lahirnya Atlet Pelajar Berprestasi
Diduga Tidak Patuh Putusan Pengadilan Negeri: Lurah Tanjung Selor Hulu Disomasi Warganya
DPP AKPERSI BERHENTIKAN DENGAN TIDAK HORMAT KETUA DPC AKPERSI KABUPATEN TANGGAMUS, TEGASKAN ZERO TOLERANCE TERHADAP NARKOTIKA
Infrastruktur Minim, 70% Lahan Padi CSR di Tanjung Buka Terancam Gagal Panen
Sekprov Gagas SINERGI Kaltara, Jembatani UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Industri Global
Jembatan Emas untuk UMKM, Gubernur Zainal Dukung Penuh SINERGI Kaltara
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:18 WITA

Gubernur Kaltara Dorong PT Benuanta Kaltara Jaya Perkuat Tata Kelola demi Kinerja dan Kontribusi Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:17 WITA

SURVEI LITBANG KOMPAS: Sentimen Positif Meningkat, KSPI dan Partai Buruh Lampung Apresiasi Kenaikan Kinerja Polri

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:14 WITA

Gubernur Buka O2SN 2026, Bidik Lahirnya Atlet Pelajar Berprestasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:57 WITA

Diduga Tidak Patuh Putusan Pengadilan Negeri: Lurah Tanjung Selor Hulu Disomasi Warganya

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:09 WITA

DPP AKPERSI BERHENTIKAN DENGAN TIDAK HORMAT KETUA DPC AKPERSI KABUPATEN TANGGAMUS, TEGASKAN ZERO TOLERANCE TERHADAP NARKOTIKA

Berita Terbaru

Pemerintahan

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi

Senin, 13 Jul 2026 - 21:58 WITA

Keagamaan

Buka Konferda Ke-36 GKII, Wagub Ajak Jemaat Bertumbuh Bersama

Rabu, 8 Jul 2026 - 14:56 WITA