BULUNGAN, SKI – Pemerintah Kabupaten Bulungan menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat, mulai dari bimbingan manasik hingga kepulangan jemaah ke tanah air.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si saat memberikan pengarahan pada kegiatan Bimbingan Manasik Haji yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Utara di Aula PLHUT Kemenag Bulungan, Senin (8/2/2026).
Bupati menegaskan, meskipun secara kelembagaan penyelenggaraan haji dan umrah di Kalimantan Utara berada di bawah koordinasi Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi, Pemkab Bulungan tetap berperan aktif dalam memberikan dukungan dan fasilitasi kepada calon jemaah asal daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bulungan tidak berubah. Sejak dulu hingga sekarang kami tetap memfasilitasi penyelenggaraan haji dan umrah, mulai dari manasik, pemberangkatan dari Bulungan ke embarkasi, hingga pendampingan jemaah,” ujar Syarwani.
Kuota Haji Bulungan 2026 Sebanyak 61 Orang
Bupati menjelaskan, kuota calon jemaah haji Kabupaten Bulungan tahun 2026 tercatat sebanyak 61 orang. Jumlah tersebut menyesuaikan dengan kebijakan pembagian kuota berbasis provinsi. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan pelayanan bagi jemaah tetap optimal.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Bulungan mengalokasikan anggaran hibah sekitar Rp 4,06 miliar dalam APBD 2026. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi Tim Koordinator Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Bulungan, termasuk pendampingan tenaga kesehatan serta fasilitasi logistik jemaah.
“Anggaran ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, mulai dari manasik di Bulungan hingga keberangkatan dan kepulangan jemaah dari embarkasi. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.
Program Umrah untuk Tokoh Keagamaan
Selain ibadah haji, Pemkab Bulungan juga secara konsisten melaksanakan program fasilitasi umrah setiap tahun. Program ini ditujukan bagi imam masjid, marbut, guru ngaji, tokoh keagamaan, serta masyarakat berprestasi di bidang keagamaan.
Menurut Bupati, program tersebut merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam pembangunan umat, mengingat antrean haji yang cukup panjang.
“Tidak semua masyarakat memiliki kesempatan berangkat haji. Karena itu pemerintah daerah hadir melalui program umrah sebagai bentuk perhatian dan apresiasi,” ujarnya.
Menutup arahannya, Bupati berharap seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Bulungan dapat mengikuti rangkaian manasik dengan baik serta diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menunaikan ibadah.
“Semoga seluruh jemaah diberi kekuatan, kesehatan, dan kembali ke Bulungan sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya.
(DKIP Bulungan)
Penulis : DKIP Bulungan
Editor : Sahran
Sumber Berita: Tanjungnews.com







