Gubernur Kaltara dan Menteri Kehutanan Tanam Mangrove Peringati Hari Lahan Basah Sedunia 2026

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang bersama Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan masyarakat pesisir melakukan penanaman mangrove pada peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026 di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, (7/2/2026).

Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang bersama Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan masyarakat pesisir melakukan penanaman mangrove pada peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026 di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, (7/2/2026).

SKI | BULUNGAN, KALTARA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia (Menhut RI) Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D., melakukan penanaman pohon mangrove dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, pada Sabtu (7/2/2026), sebagai bagian dari upaya pelestarian ekosistem pesisir dan mitigasi perubahan iklim di wilayah Kalimantan Utara.

Rangkaian acara diawali dengan penanaman mangrove secara simbolis, yang kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif antara Menteri Kehutanan, Gubernur Kaltara, dan masyarakat. Dialog tersebut dimoderatori oleh Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Zainal A. Paliwang menegaskan bahwa pelestarian dan pemulihan ekosistem mangrove merupakan prioritas pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi karbon.

“Mangrove ini bukan hanya tanaman, tetapi penyangga kehidupan. Jika dijaga bersama, manfaatnya sangat besar bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Zainal.

Menurutnya, gerakan penanaman mangrove menjadi langkah konkret dalam menghadapi dampak perubahan iklim serta menjaga keberlanjutan wilayah pesisir di Kalimantan Utara.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Kehutanan RI yang didampingi Gubernur Kaltara juga menyerahkan bantuan bibit mangrove secara simbolis kepada empat Kelompok Tani Hutan (KTH), yakni KTH Mangrove Guardian, KTH Sumber Alam Sejahtera, KTH Sumber Tani Bersama, dan KTH Bumi Subur Bersama.

Selain itu, pemerintah turut menyalurkan bantuan Matching Grant kepada empat kelompok nelayan, yaitu KTH Nelayan Mekar Abadi, Tunas Abadi Jaya, Tias Berkah, dan Nelayan Mandiri. Bantuan tersebut berupa bibit udang, bibit bandeng, serta alat tangkap kepiting (ambau) guna mendukung ekonomi berkelanjutan masyarakat pesisir.

Rangkaian kunjungan kerja Menteri Kehutanan RI di Kalimantan Utara ditutup dengan peninjauan penyulingan minyak kayu putih di UPT KPH Kota Tarakan, yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah berbasis sumber daya alam lokal. (dkisp)

Penulis : Dkisp

Editor : Sahran

Sumber Berita: Dkisp

Berita Terkait

Seleksi KPID Kaltara 2026–2029 Disorot, Publik Pertanyakan Potensi Benturan Kepentingan
Kaltara Masuki Usia ke-14: Ekonomi Tumbuh 5,09 Persen hingga Raih Peringkat Pertama Kerukunan Umat Beragama
Pemprov Kaltara Diperkuat Alokasi Bedah Rumah 3.091 Unit dari Kementerian PKP pada 2026 ‎
Sinergi Polisi dan Masyarakat: Ketua RT 06 Bumi Rahayu Apresiasi FKPM Polda Kaltara 2026
‎Jadi Rujukan Penerapan Pajak Kendaraan di Atas Air, Kaltara Terima Kunjungan Studi Tiru Pemprov NTT ‎
Pemprov Kaltara Perkuat Tata Kelola Statistik Sektoral Wujudkan Satu Data Indonesia
‎Komitmen Pembangunan Perbatasan, Gubernur Kaltara Sabet Penghargaan Seven Media Asia ‎
Peringati HUT Kaltara dan DWP, DWP Kaltara Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks di Tanjung Selor
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:56 WITA

Seleksi KPID Kaltara 2026–2029 Disorot, Publik Pertanyakan Potensi Benturan Kepentingan

Senin, 2 November 2026 - 20:22 WITA

Kaltara Masuki Usia ke-14: Ekonomi Tumbuh 5,09 Persen hingga Raih Peringkat Pertama Kerukunan Umat Beragama

Minggu, 1 November 2026 - 10:30 WITA

Pemprov Kaltara Diperkuat Alokasi Bedah Rumah 3.091 Unit dari Kementerian PKP pada 2026 ‎

Minggu, 1 November 2026 - 10:26 WITA

Sinergi Polisi dan Masyarakat: Ketua RT 06 Bumi Rahayu Apresiasi FKPM Polda Kaltara 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:19 WITA

‎Jadi Rujukan Penerapan Pajak Kendaraan di Atas Air, Kaltara Terima Kunjungan Studi Tiru Pemprov NTT ‎

Berita Terbaru