Pemprov Kaltara Diperkuat Alokasi Bedah Rumah 3.091 Unit dari Kementerian PKP pada 2026 ‎

- Jurnalis

Minggu, 1 November 2026 - 10:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | Tanjung Selor — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen mempercepat pelaksanaan berbagai program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia. Salah satu program prioritas yang disasar adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, yang pada tahun 2026 mendatang dialokasikan sebanyak 3.091 unit untuk wilayah Kaltara.
‎
‎Komitmen tersebut ditegaskan oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., seusai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Kementerian PKP secara daring bersama Menteri PKP RI, Maruarar Sirait, dari Ruang Rapat Gubernur Kaltara pada Jumat (30/10). Dalam rakor tersebut, Gubernur didampingi oleh Kepala Satuan Kerja (Satker) PKP Kaltara, Juan Nugraha, S.T., M.T.
‎
‎Gubernur Zainal memaparkan bahwa alokasi BSPS pada 2026 mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
‎
‎“Pada 2026, Kaltara mendapatkan alokasi 3.091 unit BSPS. Ini peningkatan yang sangat besar dibandingkan tahun 2025, ketika Kaltara belum mendapatkan alokasi bantuan,” ujar Zainal.
‎
‎Terkait kinerja dan penyerapan anggaran, Gubernur menyampaikan bahwa realisasi bantuan bedah rumah di Kaltara saat ini telah mencapai Rp49,86 miliar atau setara 80,65 persen dari total pagu fisik sebesar Rp61,82 miliar.
‎
‎Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, Pemprov Kaltara tetap menyisihkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltara Tahun 2026 untuk mendukung program bedah rumah secara mandiri. Hingga kini, sebanyak 10 unit rumah tercatat telah berhasil direalisasikan melalui dana APBD.
‎
‎Selain BSPS, Gubernur Zainal menambahkan bahwa Pemprov Kaltara menyambut baik dan siap mengawal sejumlah program strategis Kementerian PKP lainnya di daerah. Program tersebut mencakup penanganan kawasan kumuh, penyediaan fasilitas sanitasi, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), hingga Kredit Program Perumahan (KPP).
‎
‎Dukungan kolaboratif dari pemerintah pusat ini dinilai sangat krusial dalam mempercepat penyediaan hunian yang layak dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kalimantan Utara. (dkisp)
‎
‎
‎
‎#Redaksi Suara Kalimantan Kini
‎

Berita Terkait

Sinergi Polisi dan Masyarakat: Ketua RT 06 Bumi Rahayu Apresiasi FKPM Polda Kaltara 2026
‎Jadi Rujukan Penerapan Pajak Kendaraan di Atas Air, Kaltara Terima Kunjungan Studi Tiru Pemprov NTT ‎
Pemprov Kaltara Perkuat Tata Kelola Statistik Sektoral Wujudkan Satu Data Indonesia
‎Komitmen Pembangunan Perbatasan, Gubernur Kaltara Sabet Penghargaan Seven Media Asia ‎
Peringati HUT Kaltara dan DWP, DWP Kaltara Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks di Tanjung Selor
Mendagri Tito Karnavian Kunjungan Kerja ke Kaltara, Agenda Tinjau Wilayah Perbatasan Malinau dan Krayan
Wagub Kaltara Meminta Penanggulangan Kemiskinan Berbasiskan Data dan Terukur
Wagub Kaltara Tegaskan Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK Bukan Sekadar Formalitas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:30 WITA

Pemprov Kaltara Diperkuat Alokasi Bedah Rumah 3.091 Unit dari Kementerian PKP pada 2026 ‎

Minggu, 1 November 2026 - 10:26 WITA

Sinergi Polisi dan Masyarakat: Ketua RT 06 Bumi Rahayu Apresiasi FKPM Polda Kaltara 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:19 WITA

‎Jadi Rujukan Penerapan Pajak Kendaraan di Atas Air, Kaltara Terima Kunjungan Studi Tiru Pemprov NTT ‎

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:09 WITA

Pemprov Kaltara Perkuat Tata Kelola Statistik Sektoral Wujudkan Satu Data Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:24 WITA

‎Komitmen Pembangunan Perbatasan, Gubernur Kaltara Sabet Penghargaan Seven Media Asia ‎

Berita Terbaru