Wagub Kaltara Meminta Penanggulangan Kemiskinan Berbasiskan Data dan Terukur

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | TANJUNG SELOR, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., meminta penanggulangan kemiskinan di Kaltara dilakukan secara lebih terarah, berbasis data dan menghasilkan langkah yang konkret serta terukur.
‎
‎Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Kaltara Tahun 2026 di Ruang Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (1/10).
‎
‎Sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kaltara, Wagub Ingkong menegaskan bahwa kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan pendapatan, tetapi juga menyangkut kesehatan, pendidikan, tempat tinggal yang layak, air bersih, listrik, akses jalan dan transportasi, hingga kepastian identitas kependudukan.
‎
‎“Masalah kemiskinan tidak bisa ditangani oleh satu perangkat daerah saja. Banyak aspek yang saling berkaitan dan harus ditangani bersama,” kata Ingkong.
‎
‎Ia menekankan, penanggulangan kemiskinan harus mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut perlu dimanfaatkan hingga tingkat by name by address agar pemerintah mengetahui secara jelas siapa yang menjadi sasaran program dan lokasi tempat tinggalnya.
‎
‎Ingkong juga meminta perangkat daerah memanfaatkan aplikasi Sepakat untuk menganalisis jumlah sasaran sekaligus memadukan program lintas perangkat daerah.
‎
‎“Jangan sampai ada warga yang mendapat bantuan berlapis, sementara warga lain yang sama-sama membutuhkan justru belum tersentuh,” ujarnya.
‎
‎Ia menilai, koordinasi juga harus menghasilkan pembagian peran yang jelas. Setiap perangkat daerah diminta membawa program yang dapat dikerjakan bersama dengan mencantumkan sasaran, lokasi, peran masing-masing pihak, serta sumber pendanaannya. (dkisp)

Berita Terkait

Wagub Kaltara Tegaskan Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK Bukan Sekadar Formalitas
Mantapkan Pengelolaan Dana Umat, BAZNAS se-Kaltara Gelar Bimtek Renja dan RKAT 2027
DPRD Malinau Bahas Percepatan Pembangunan dan Stabilitas Ekonomi Bersama Gubernur Kaltara
Mulai 1 Oktober 2026, Pemprov Kaltara Terapkan SPM dan LPJ Elektronik
Dugaan Ijazah Kesetaraan Tanpa Belajar, Disdik Bulungan Akan Evaluasi PKBM Terkait
Kemenkes Salurkan 1.250 Masker KN95 untuk Mitigasi Dampak Kabut Asap Karhutla di Bulungan
HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi
Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:57 WITA

Wagub Kaltara Meminta Penanggulangan Kemiskinan Berbasiskan Data dan Terukur

Senin, 28 September 2026 - 19:39 WITA

Mantapkan Pengelolaan Dana Umat, BAZNAS se-Kaltara Gelar Bimtek Renja dan RKAT 2027

Rabu, 23 September 2026 - 18:52 WITA

DPRD Malinau Bahas Percepatan Pembangunan dan Stabilitas Ekonomi Bersama Gubernur Kaltara

Selasa, 22 September 2026 - 14:53 WITA

Mulai 1 Oktober 2026, Pemprov Kaltara Terapkan SPM dan LPJ Elektronik

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WITA

Dugaan Ijazah Kesetaraan Tanpa Belajar, Disdik Bulungan Akan Evaluasi PKBM Terkait

Berita Terbaru