SKI, MAKASSAR – Komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) terus diperkuat oleh Yayasan Patria Artha bersama Universitas Patria Artha. Melalui program beasiswa, ratusan mahasiswa asal Kalimantan Utara kini mendapatkan akses pendidikan tinggi tanpa beban biaya.
Sejak diperluas ke Kalimantan Utara pada Tahun Ajaran 2022/2023, program ini telah menjangkau 721 mahasiswa dari berbagai kabupaten dan kota. Mereka tersebar dalam empat angkatan dan aktif menempuh pendidikan di UPA Makassar.
Wakil Pembantu Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Asnefi Kamza, menjelaskan bahwa program ini berjalan konsisten dan tidak mengalami hambatan berarti sejak awal pelaksanaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, seluruh proses berjalan dengan baik. Ini menunjukkan keseriusan yayasan dalam mendukung pendidikan bagi daerah 3T,” ujarnya.
Dari sisi pendanaan, total beasiswa yang telah disalurkan mencapai Rp34,24 miliar. Rata-rata alokasi setiap tahun berada di kisaran Rp8,56 miliar. Dana tersebut sepenuhnya berasal dari yayasan yang didirikan oleh Bastian Lubis, tanpa melibatkan anggaran pemerintah daerah.
Program ini menjadi salah satu contoh peran aktif sektor swasta dalam mendukung pemerataan pendidikan, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan akses belajar.
Selain memberikan bantuan biaya kuliah, mahasiswa juga mendapatkan pembekalan kompetensi tambahan. Nantinya, lulusan akan dibekali sertifikat keahlian dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi sebagai nilai tambah saat memasuki dunia kerja.
Program beasiswa ini sendiri sebenarnya telah berjalan sejak 2011 dengan fokus awal di Sulawesi. Namun, kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara membuka peluang lebih luas bagi putra-putri daerah perbatasan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Menariknya, keberadaan program ini sempat menjadi perhatian publik dan dibahas dalam debat Pemilihan Gubernur Kaltara yang ditayangkan oleh Metro TV.
UPA menargetkan angkatan pertama penerima beasiswa dari Kaltara akan mulai lulus pada pertengahan 2027. Sekitar 215 mahasiswa diproyeksikan menyelesaikan studi dari berbagai jurusan yang tersebar di Fakultas Ekonomi, Fakultas Kesehatan, serta Fakultas Teknik dan Informatika.
Dengan bekal pendidikan dan kompetensi tersebut, para lulusan diharapkan tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah asal, khususnya di wilayah 3T Kalimantan Utara.
Editor : Sahran

















