SKI | MAHAKAM ULU – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Kilometer (KM) 95, jalur perbatasan yang menghubungkan Provinsi Kaltara dan Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (2/7). Langkah ini diambil guna mengevaluasi percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat perbatasan.
Perjalanan menuju lokasi tersebut memakan waktu hingga hampir sembilan jam. Rombongan Wagub Kaltara harus melewati medan berat berupa jalan berlumpur, tanjakan curam, hingga sejumlah titik kerusakan parah di sepanjang ruas jalan milik PT Adindo.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menegaskan bahwa kondisi akses yang memadai di wilayah perbatasan merupakan prioritas utama. Infrastruktur yang layak dinilai krusial untuk memperlancar mobilitas, menekan tingginya biaya logistik, serta memicu pertumbuhan ekonomi kawasan.
Wagub Ingkong Ala menyatakan, temuan dan data dari peninjauan lapangan ini akan langsung dijadikan dasar evaluasi. Pemprov Kaltara berkomitmen untuk segera membangun koordinasi lintas sektor demi mempercepat perbaikan jalan.
“Hasil tinjauan lapangan ini akan menjadi bahan evaluasi Pemprov Kaltara untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Pemprov Kaltim, dan pihak perusahaan terkait perbaikan infrastruktur jalan perbatasan,” ujar Ingkong.
Dalam proses peninjauan, kendaraan rombongan sempat beberapa kali terjebak di kubangan lumpur dan memerlukan evakuasi. Kondisi nyata tersebut menjadi gambaran konkret atas tantangan harian yang dihadapi warga lokal maupun pelaku usaha logistik.
Ingkong berharap peninjauan ini dapat menjadi titik balik bagi percepatan pembangunan interkoneksi kedua provinsi, sehingga hambatan ekonomi yang selama ini dirasakan masyarakat bisa segera teratasi.
“Saya berharap ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan perbaikan jalan akses perbatasan, agar konektivitas Kaltara-Kaltim semakin lancar dan tidak lagi menjadi kendala ekonomi masyarakat setempat,” pungkasnya.
Melalui peninjauan ini, Pemprov Kaltara kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal peningkatan konektivitas wilayah pinggiran sebagai wujud pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumber : dkisp #Redaksi Suara Kalimantan Kini

















