Harumkan Kaltara, Dua Budayawan Muda Ikuti Event Indonesia Fair 2025 di Bangkok

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 00:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIROS 2025 dilaksanakan di Bangkok dalam event Indonesia Fair 2025

BIROS 2025 dilaksanakan di Bangkok dalam event Indonesia Fair 2025

Harapannya program ini dapat ‎menjadi inspirasi bagi generasi muda, bahwa dengan seni budaya kita dapat tampil tidak hanya di daerah tapi bahkan sampai ke manca negara. Melestarikan seni budaya, karena melalui event tersebut seni dan budaya itu dipraktekkan lagi dan diapresiasi banyak orang. Memperkenalkan seni budaya Kaltara kepada dunia. Membawa nama Indonesia yang binheka tunggal ika, menunjukkan bahwa seni budaya Kaltara merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia.  Memperkenalkan produk khas Kaltara yang ditampilkan melalui busana para musisi dan penari tradisional, alat musik tradisional yang digunakan, pernak-pernik perhiasan, dan lagu-lagu tradisional.  Pada kesempatan ini juga dibawa produk lokal berupa batik Bultiya dan cokelat produksi petani lokal Kaltara.

Program ini bisa berjalan berkat dukungan dari KBRI Bangkok, Pemerintah Provinsi Kaltara, Kapolda Kaltara, PT. PKN, PT.ABDI BORNEO, BAPASAK KALTARA dan seluruh keluarga budayawan dan anggota Yayasan Sejarah dan Budaya Kaltara yang tidak dapat disebut satu-persatu.

Adapun makna musik dan tarian yang akan ditampilkan adalah sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lan E Sape (Samion) “Lan e sape” dalam bahasa Dayak (Kenyah) berarti “Datanglah teman”, merujuk pada ajakan untuk berkumpul dan bersenang-senang. Lagu ini tanpa lirik, dimainkan dengan musik sampe’.
Wonderful Borneo (Samion). Irama musik Sampe’ dayak kenyah ini menceritakan keindahan alam Kalimantan. Melalui petikan senar Sampe’, disebarkan suasana hutan yang lebat, sungai yang berkelak-kelok, bebukitan hijau dan suara burung-burung dan hewan yang merdu. Iringan musik tradisional ini mengingatkan kita akan pentingnya melestarikan alam di sekitat kita.

Penulis : Badrun

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Sambut 1 Muharram 1448 H, Ribuan Peserta Padati Pawai Tahun Baru Islam di Tanjung Selor
TP-PKK Kaltara Gandeng Putri Indonesia Kebudayaan Promosikan Budaya dan Pariwisata Bumi Benuanta
Ketua DPRD Kaltara Apresiasi Jalannya Mubes Luar Biasa DAD
Halal Bihalal Idulfitri, Deddy Sitorus Kunjungi Rujab Bupati Nunukan
Gubernur Kaltara Gelar Open House Hari Kedua Idulfitri di Tarakan
Andi Harun dorong Skala Festival Budaya Adat Pampang di Tingkat Nasional
Kolaborasi Instansi Mitra Kerja, 28 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat
PBVSI Berau Bakal Gelar Event Turnamen Bola Voli Cup, Jaring Atlet Terbaik Persiapan Porprov
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:04 WITA

Sambut 1 Muharram 1448 H, Ribuan Peserta Padati Pawai Tahun Baru Islam di Tanjung Selor

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:05 WITA

TP-PKK Kaltara Gandeng Putri Indonesia Kebudayaan Promosikan Budaya dan Pariwisata Bumi Benuanta

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:34 WITA

Ketua DPRD Kaltara Apresiasi Jalannya Mubes Luar Biasa DAD

Senin, 23 Maret 2026 - 20:40 WITA

Halal Bihalal Idulfitri, Deddy Sitorus Kunjungi Rujab Bupati Nunukan

Senin, 23 Maret 2026 - 11:14 WITA

Gubernur Kaltara Gelar Open House Hari Kedua Idulfitri di Tarakan

Berita Terbaru