LPD Kaltara Siap Jadi Agen Perubahan, Fokus Perkuat Perempuan Dayak dan Pembangunan Daerah

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | TANJUNG SELOR – Lembaga Perempuan Dayak (LPD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2026–2031 menegaskan komitmennya menjadi agen perubahan dalam memperkuat peran perempuan Dayak serta mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program strategis.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua LPD Provinsi Kaltara periode 2026–2031, Kornie Serliany Ingkong Ala, S.T., saat menyampaikan sambutan perdana usai pelantikan pengurus di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Minggu (25/5) malam.

Dalam sambutannya, Kornie menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan untuk memimpin organisasi tersebut. Ia menilai kepercayaan tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kemajuan perempuan Dayak di Kalimantan Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tanggung jawab ini bukan hal ringan. Namun dengan dukungan dan kerja sama seluruh pengurus serta masyarakat Dayak, kita mampu membawa LPD menjadi wadah yang kuat, maju, dan berdampak nyata,” kata Kornie.

Menurutnya, LPD hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai gerakan yang berupaya memperkuat martabat perempuan, melestarikan budaya Dayak, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Selama lima tahun ke depan, kepengurusan baru akan menjalankan lima fokus utama, yakni pemberdayaan ekonomi perempuan, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pelestarian adat budaya dan lingkungan, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan sinergi dengan pemerintah dan lembaga adat.

Pada sektor ekonomi, LPD berupaya mendorong perempuan Dayak memiliki keterampilan dan akses ekonomi yang lebih baik untuk memperkuat kemandirian keluarga serta pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal.

Sementara di bidang pendidikan dan kesehatan, organisasi tersebut menargetkan peningkatan akses pendidikan sekaligus mendukung upaya penurunan angka stunting.

Kornie juga menekankan pentingnya menjaga identitas budaya Dayak, termasuk melalui pelestarian seni, bahasa, adat istiadat, serta nilai-nilai lokal kepada generasi muda.

“Pakaian adat bukan sekadar kostum, tetapi identitas yang memiliki nilai filosofis dan perlu dijaga,” ujarnya.

Ia berharap dukungan dan kolaborasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, lembaga adat, serta seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat peran LPD ke depan.

“LPD tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan bimbingan dan dukungan dari semua pihak,” tutupnya. (dkisp)

Editor : SKI

Sumber Berita: DKISP

Berita Terkait

‎Mangkir dari Panggilan Penyidik, Kejati Kaltara Agendakan Ulang Pemeriksaan Dirut PT SIP
Pemprov Siapkan 59 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H, Tersebar di Seluruh Daerah
Kaltara Tetapkan RAD Pangan dan Gizi, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan
Gubernur Kaltara Dorong Pengurus IHGMA yang Baru Dilantik Beri Dampak Nyata Bagi Daerah
BPIP RI Apresiasi Seleksi Paskibraka Kaltara 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas
Wagub Ingkong Hadiri Pelantikan APRI Kaltara dan Persiapan Benuanta Fishing Tournament 2026
Kebakaran Melanda Kantor Bupati Bulungan, Sejumlah Ruang Kerja Vital Hangus Terbakar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:21 WITA

‎Mangkir dari Panggilan Penyidik, Kejati Kaltara Agendakan Ulang Pemeriksaan Dirut PT SIP

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:40 WITA

Pemprov Siapkan 59 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H, Tersebar di Seluruh Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:35 WITA

Kaltara Tetapkan RAD Pangan dan Gizi, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:28 WITA

LPD Kaltara Siap Jadi Agen Perubahan, Fokus Perkuat Perempuan Dayak dan Pembangunan Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:36 WITA

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan

Berita Terbaru