Sekprov Gagas SINERGI Kaltara, Jembatani UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Industri Global

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | JAKARTA – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., memaparkan proyek perubahan bertajuk SINERGI Kaltara (Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri untuk Kalimantan Utara) dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I di Gedung Graha Wisesa Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Jakarta, Selasa (23/6).

Gagasan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk memastikan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal dapat terlibat langsung dalam rantai pasok industri di Kawasan Industri Tanah Kuning yang merupakan Program Strategis Nasional (PSN).

Di hadapan Mentor Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., Narasumber Dr. Andi Taufik, M.Si., dan Coach Dr. Ir. Robinson Hasoloan Sinaga, S.H., Sekprov Denny menjelaskan bahwa derasnya investasi hilirisasi industri harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tanpa intervensi yang tepat, investasi besar berpotensi menciptakan kesenjangan ekonomi dan membuat pelaku usaha lokal sulit mengambil bagian dalam pertumbuhan yang terjadi.

“Jika kita tidak melakukan intervensi sekarang, Kalimantan Utara berisiko menghadapi fenomena _enclave economy_, di mana investasi yang masuk sangat besar tetapi manfaatnya sangat minimal bagi masyarakat lokal,” kata Denny.

Melalui SINERGI Kaltara, Pemprov Kaltara membangun sistem yang menghubungkan kebutuhan industri dengan kapasitas UMKM lokal secara terstruktur dan berkelanjutan.

Proyek perubahan ini didukung tiga pilar utama, yaitu penguatan kelembagaan, integrasi digital, dan penguatan regulasi. Ketiga pilar tersebut dirancang untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus memperluas akses UMKM terhadap peluang usaha yang muncul dari kawasan industri.

“Melalui tiga pilar strategis dalam gagasan SINERGI Kaltara ini, kita hadir untuk menjembatani kesenjangan antara sisi permintaan yang diwakili oleh kawasan industri dengan sisi penawaran dari UMKM lokal Kalimantan Utara,” jelasnya.

Pada aspek kelembagaan, akan dibentuk Forum Koordinasi Multipihak yang dipimpin langsung oleh Sekprov untuk mengintegrasikan berbagai layanan pendukung UMKM, mulai dari perizinan hingga standardisasi produk.

Sementara pada aspek digital, akan dikembangkan platform _Business-to-Business_ (B2B) SINERGI Kaltara yang mempertemukan kebutuhan pengadaan industri dengan kemampuan produksi UMKM lokal. Platform tersebut juga akan terintegrasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan sektor perbankan guna mempermudah akses pembiayaan.

Komitmen tersebut diperkuat melalui regulasi berupa Peraturan Gubernur tentang Produk Lokal yang mendorong pengelola kawasan industri memberikan ruang bagi produk lokal yang memenuhi standar kualitas.

Gagasan SINERGI Kaltara mendapat apresiasi dari tim penguji karena dinilai memiliki konsep yang matang, aplikatif dan didukung kesiapan anggaran lintas sektor serta infrastruktur pendukung yang memadai.

Melalui inovasi ini, Pemprov Kaltara berharap hilirisasi industri tidak hanya menghasilkan investasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (dkisp)

Editor : Redaksi suarakalimantankini.com

Sumber Berita: dkisp

Berita Terkait

Dugaan Penerbitan Ijazah Tanpa Prosedur, Anggota DPRD Bulungan Laporkan Kepala PKBM Endless ke Polisi
Kasus ISPA Melonjak di Tiga Wilayah, Pemkab Bulungan Distribusikan 200 Ribu Masker ‎
‎MA Tolak Kasasi PLN Terkait Sengketa Tiang Listrik di Aceh Barat, Tegaskan Kewajiban Penyelesaian Hak Tanah
Ketua Partai Buruh Kaltara (Joko Supriyadi, S.T., M.T.,) Desak Audit PT KIPI dan Evaluasi Penanganan Karhutla 2026 ‎
Pemprov Kaltara Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri Lewat Program “Sinergi Kaltara” ‎
Peringati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan, Kejati Kaltara Gelar Ziarah di TMP Telabang Bangsa
Keterbatasan Keuangan Daerah, Pemprov Kaltara Minta Perjalanan Dinas Lebih Efisien
Kemenkes Salurkan 1.250 Masker KN95 untuk Mitigasi Dampak Kabut Asap Karhutla di Bulungan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WITA

Dugaan Penerbitan Ijazah Tanpa Prosedur, Anggota DPRD Bulungan Laporkan Kepala PKBM Endless ke Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:57 WITA

Kasus ISPA Melonjak di Tiga Wilayah, Pemkab Bulungan Distribusikan 200 Ribu Masker ‎

Kamis, 3 September 2026 - 14:38 WITA

‎MA Tolak Kasasi PLN Terkait Sengketa Tiang Listrik di Aceh Barat, Tegaskan Kewajiban Penyelesaian Hak Tanah

Rabu, 2 September 2026 - 14:09 WITA

Ketua Partai Buruh Kaltara (Joko Supriyadi, S.T., M.T.,) Desak Audit PT KIPI dan Evaluasi Penanganan Karhutla 2026 ‎

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WITA

Pemprov Kaltara Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri Lewat Program “Sinergi Kaltara” ‎

Berita Terbaru