SKI | TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan ketersediaan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Tarakan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Bustan, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltara dan instansi terkait di sejumlah titik di Kota Tarakan, Senin (16/3).
Sidak dimulai dari Pelabuhan Tengkayu I, Pelabuhan Malundung, Pasar Tenguyun, Supermarket STB, SPBU Ladang hingga Bandara Internasional Juwata Tarakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bustan mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan bahan pokok dan energi di Tarakan masih dalam kondisi aman.
“Alhamdulillah dari hasil sidak, ketersediaan komoditas pangan di Kaltara khususnya Kota Tarakan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan pangan hingga energi tersedia dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih dan cabai masih tersedia di pasar maupun ritel modern.
Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti cabai dan telur, yang dinilai wajar menjelang hari besar keagamaan.
Menurutnya, harga cabai yang biasanya berada di kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp130 ribu untuk cabai lokal dan cabai rawit. Sementara harga telur naik dari Rp62 ribu menjadi Rp70 ribu per piring.
“Namun secara umum harga masih stabil dan ketersediaan beras tetap normal,” jelasnya.
Untuk sektor energi, Bustan memastikan ketersediaan BBM jenis Pertalite, Dexlite dan Pertamax tetap aman selama masa Lebaran. Ia menegaskan kondisi geopolitik dunia tidak berdampak terhadap pasokan maupun harga BBM di daerah.
“BBM aman dan harganya tetap stabil,” katanya.
Selain itu, berdasarkan data dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Pelabuhan Malundung, jumlah penumpang diperkirakan meningkat dari sekitar 20 ribu orang tahun lalu menjadi sekitar 24 ribu orang pada tahun ini.
Bustan menilai fasilitas pelabuhan juga terus mengalami peningkatan sehingga semakin mampu melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Lebih jauh, ia juga menyampaikan adanya diskon tiket kapal sebesar 30 persen dari pemerintah pusat bagi masyarakat yang membeli tiket kapal melalui aplikasi PELNI Mobile.
Di Bandara Internasional Juwata Tarakan, Bustan melihat infrastruktur bandara juga terus ditingkatkan meski masih terdapat beberapa proses renovasi fasilitas.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok dan tetap bijak dalam berbelanja.
“Masyarakat tidak perlu panik karena stok pangan tersedia di pasar dan ritel modern,” pesannya.
Bustan juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik agar tetap menjaga keselamatan, kesehatan serta tidak melupakan ibadah selama perjalanan.
“Selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat merayakan Idulfitri. Semoga perjalanan mudik berjalan lancar dan kembali dengan selamat. Jangan lupa bawa oleh-oleh produk lokal dari Kaltara untuk ajang promosi daerah,” tutupnya. (dkisp)
Penulis : (dkisp)
Editor : Sahran
Sumber Berita: (dkisp)
















