Gubernur Kaltara Usulkan Peningkatan Hunian Layak, Kuota Rumah Subsidi Naik Jadi 2.000 Unit

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | JAKARTA – Zainal A. Paliwang mengusulkan peningkatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) saat bertemu dengan Maruarar Sirait di Kantor Kementerian PKP, Selasa (24/2).

Dalam pertemuan tersebut, Kaltara mendapatkan tambahan kuota rumah subsidi menjadi 2.000 unit pada tahun ini, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 596 unit.

Fokus Penataan Kawasan Kumuh dan Rumah Subsidi

Didampingi Kepala Dinas PUPR Perkim Kaltara, Ir. Helmi, serta Kepala Badan Penghubung Kaltara, H. Teddy Kusuma, S.Hut., M.AP., Gubernur Zainal menyampaikan kebutuhan nyata di lapangan. Mulai dari penataan kawasan kumuh hingga penambahan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kebutuhan perumahan layak di Kaltara terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan pembangunan daerah.

Program Nasional 3 Juta Rumah

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait memaparkan sejumlah program yang tengah dijalankan pemerintah pusat, antara lain:

  • BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya)

  • Pembiayaan rumah bersubsidi

  • Pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa)

Program tersebut merupakan bagian dari target nasional 3 juta rumah per tahun yang diperuntukkan bagi MBR, petani, nelayan, buruh, dan guru.

Maruarar juga meminta Pemerintah Provinsi Kaltara menyiapkan data yang akurat agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

“Saya harap data yang diberikan benar dan lengkap supaya masyarakat Kaltara bisa merasakan langsung manfaat program ini. Di sini juga hadir mitra seperti BP Tapera dan FLPP yang siap mendukung,” ujarnya.

Pemprov Kaltara Siap Dukung Program Pusat

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan perumahan.

Ia menegaskan, Pemprov Kaltara telah menganggarkan penyediaan perumahan melalui APBD, namun dukungan kementerian akan membuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi lebih maksimal.

“Kami sudah menganggarkan penyediaan perumahan melalui APBD Kaltara. Namun dengan dukungan kementerian, kebutuhan dasar masyarakat bisa dipenuhi lebih maksimal,” kata Zainal.

Kenaikan kuota menjadi 2.000 unit ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menghadirkan rumah layak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltara. (dkisp)

Penulis : (dkisp)

Editor : Sahran

Sumber Berita: (dkisp)

Berita Terkait

Seleksi KPID Kaltara 2026–2029 Disorot, Publik Pertanyakan Potensi Benturan Kepentingan
Kaltara Masuki Usia ke-14: Ekonomi Tumbuh 5,09 Persen hingga Raih Peringkat Pertama Kerukunan Umat Beragama
Pemprov Kaltara Diperkuat Alokasi Bedah Rumah 3.091 Unit dari Kementerian PKP pada 2026 ‎
Sinergi Polisi dan Masyarakat: Ketua RT 06 Bumi Rahayu Apresiasi FKPM Polda Kaltara 2026
‎Jadi Rujukan Penerapan Pajak Kendaraan di Atas Air, Kaltara Terima Kunjungan Studi Tiru Pemprov NTT ‎
Pemprov Kaltara Perkuat Tata Kelola Statistik Sektoral Wujudkan Satu Data Indonesia
‎Komitmen Pembangunan Perbatasan, Gubernur Kaltara Sabet Penghargaan Seven Media Asia ‎
Peringati HUT Kaltara dan DWP, DWP Kaltara Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks di Tanjung Selor
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:56 WITA

Seleksi KPID Kaltara 2026–2029 Disorot, Publik Pertanyakan Potensi Benturan Kepentingan

Senin, 2 November 2026 - 20:22 WITA

Kaltara Masuki Usia ke-14: Ekonomi Tumbuh 5,09 Persen hingga Raih Peringkat Pertama Kerukunan Umat Beragama

Minggu, 1 November 2026 - 10:30 WITA

Pemprov Kaltara Diperkuat Alokasi Bedah Rumah 3.091 Unit dari Kementerian PKP pada 2026 ‎

Minggu, 1 November 2026 - 10:26 WITA

Sinergi Polisi dan Masyarakat: Ketua RT 06 Bumi Rahayu Apresiasi FKPM Polda Kaltara 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:19 WITA

‎Jadi Rujukan Penerapan Pajak Kendaraan di Atas Air, Kaltara Terima Kunjungan Studi Tiru Pemprov NTT ‎

Berita Terbaru