SKI | TARAKAN – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 turut diwarnai dengan geliat kompetisi olahraga di Kalimantan Utara. Mewakili Gubernur Kaltara H. Zainal A. Paliwang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaltara, Saiful Bachri, secara resmi membuka Pertandingan Bola Basket Yayasan Tunas Kasih 2026 di Kota Tarakan, Rabu (20/5/2026).
Acara pembukaan berlangsung meriah di venue pertandingan, di mana Kadispora menyapa para peserta dan penonton melalui pantun khas untuk mencairkan suasana sebelum kompetisi dimulai.
Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakannya, Saiful Bachri menekankan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai oleh generasi muda sebagai momentum untuk bangkit, berprestasi, dan mempererat persatuan melalui kegiatan positif seperti olahraga.
”Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi tentang membangkitkan semangat pemuda untuk terus bergerak, berprestasi, dan menjaga persatuan. Kebangkitan sejati terjadi ketika anak-anak muda mampu menunjukkan prestasi, disiplin, dan kerja sama tim,” ujar Saiful Bachri.
Ia menambahkan bahwa lapangan basket bukan sekadar arena untuk mengejar kemenangan, melainkan juga wadah pembentukan karakter, nilai persaudaraan, dan sportivitas bagi generasi muda di Kalimantan Utara.
Pemerintah Provinsi Kaltara juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Tunas Kasih atas konsistensinya menggelar turnamen basket usia dini. Sinergi antara masyarakat sipil dan pemerintah seperti ini dinilai penting dalam membangun ekosistem kepemudaan yang sehat.
Turnamen basket Tunas Kasih Cup 2026 ini diikuti oleh puluhan tim dari berbagai sekolah dan komunitas di Kota Tarakan dan sekitarnya. Kompetisi akan berlangsung selama tiga hari ke depan menggunakan sistem gugur.
Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan bahwa pemilihan waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan Harkitnas sengaja dilakukan untuk menanamkan kesadaran sejarah sekaligus memotivasi gairah berprestasi di kalangan pelajar.
Dampak positif ini dirasakan langsung oleh salah satu peserta, Andika (17). Pemain muda ini mengaku termotivasi dengan pesan-pesan kebangsaan yang disampaikan dalam pembukaan.
”Kami jadi merasa tidak sekadar bertanding basket, tetapi juga ikut membawa semangat kebangkitan nasional. Ini menjadi motivasi tambahan bagi kami di lapangan,” kata Andika.
Di akhir arahannya, Kadispora Saiful Bachri berharap turnamen ini dapat menjadi titik tolak lahirnya atlet-atlet basket potensial dari Bumi Benuanta yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
”Selamat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. Tunjukkan bahwa pemuda Kaltara bangkit, bersatu, dan berprestasi,” pungkasnya, dilanjutkan dengan prosesi tip-off pertama sebagai tanda dimulainya kompetisi secara resmi.
#Redaksi Suara Kalimantan Kini

















