DPRD Kaltara Desak Perlindungan JKN Menyeluruh untuk Pekerja Program Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | ‎​Tarakan – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tidak hanya fokus pada ketepatan sasaran program, DPRD Kaltara kini menyoroti pentingnya perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh tenaga kerja yang terlibat.

‎​Langkah pengawasan ini diwujudkan melalui rapat kerja bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Tarakan di Ruang Rapat Badan Penghubung Kalimantan Utara, Jumat (19/06/2026).

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, H. Syamsuddin Arfah, secara khusus membahas tindak lanjut atas temuan terkait kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi para pekerja SPPG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang diterima dewan, jaminan kesehatan saat ini baru mengakomodasi tingkat manajemen, seperti:
‎
‎​Koordinator SPPG
‎
‎​Pimpinan SPPG

Sementara itu, sejumlah pekerja teknis di lapangan justru ditemukan belum terdaftar sebagai peserta program jaminan kesehatan tersebut.

‎​”Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari manfaat yang diterima masyarakat, tetapi juga dari sejauh mana kesejahteraan dan hak-hak para pekerja dapat terpenuhi dengan baik,” ujar H. Syamsuddin Arfah.

Komisi IV menilai ketimpangan fasilitas ini harus segera dibenahi. Para pekerja SPPG memiliki peran strategis yang krusial dalam mendukung keberhasilan program nasional ini, meliputi:

Penyediaan bahan baku dan pengolahan makanan bergizi.

Distribusi logistik makanan ke titik sasaran.

Pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya para peserta didik.

‎​Mengingat beban kerja dan risiko di lapangan, DPRD Kaltara menegaskan bahwa setiap tenaga kerja memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial tanpa diskriminasi, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

‎​Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Komisi IV DPRD Kaltara mendorong Badan Gizi Nasional dan pengelola SPPG untuk segera mengambil langkah konkret. Diharapkan seluruh pekerja dapat segera terintegrasi ke dalam sistem JKN demi keberlanjutan program yang sehat dan berkeadilan.

DPRD Kaltara juga memastikan akan terus melakukan pengawasan berkala di lapangan guna memastikan seluruh aspek pelaksanaan program, termasuk perlindungan hak tenaga kerja, berjalan sesuai prinsip keadilan sosial.
‎
‎#Redaksi Suara Kalimantan Kini

Berita Terkait

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Libatkan Anggota DPRD Bulungan, ‎ “Penyerahan Barang Bukti”
Warga Tanjung Selor Hulu Keluhkan Sisa Pemangkasan Ranting Pohon di Tepian Sungai Kayan
Gubernur Kaltara Rencanakan Lomba Sumpit Se-Borneo pada 2027
AKPERSI Gelar Pelatihan Jurnalistik Menuju UKW, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Dugaan Penerbitan Ijazah Tanpa Prosedur, Anggota DPRD Bulungan Laporkan Kepala PKBM Endless ke Polisi
Kasus ISPA Melonjak di Tiga Wilayah, Pemkab Bulungan Distribusikan 200 Ribu Masker ‎
‎MA Tolak Kasasi PLN Terkait Sengketa Tiang Listrik di Aceh Barat, Tegaskan Kewajiban Penyelesaian Hak Tanah
Ketua Partai Buruh Kaltara (Joko Supriyadi, S.T., M.T.,) Desak Audit PT KIPI dan Evaluasi Penanganan Karhutla 2026 ‎
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:51 WITA

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Libatkan Anggota DPRD Bulungan, ‎ “Penyerahan Barang Bukti”

Senin, 2 November 2026 - 07:12 WITA

Warga Tanjung Selor Hulu Keluhkan Sisa Pemangkasan Ranting Pohon di Tepian Sungai Kayan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:24 WITA

Gubernur Kaltara Rencanakan Lomba Sumpit Se-Borneo pada 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

AKPERSI Gelar Pelatihan Jurnalistik Menuju UKW, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WITA

Dugaan Penerbitan Ijazah Tanpa Prosedur, Anggota DPRD Bulungan Laporkan Kepala PKBM Endless ke Polisi

Berita Terbaru