‎Jajaki Kerja Sama Ekonomi Hijau, Bupati Tana Tidung Temui Dubes Seychelles

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 11:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | ‎​JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mulai menjajaki peluang kerja sama internasional di sektor lingkungan dan pengembangan potensi daerah. Langkah ini diawali dengan pertemuan antara Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, dan Duta Besar Republik Seychelles, Nico Barito, di Kantor Konsulat Jenderal Seychelles, Jakarta, Minggu (24/5/2026).


‎​Fokus utama dalam penjajakan ini adalah optimalisasi kawasan hutan mangrove di wilayah pesisir Tana Tidung untuk program perdagangan karbon (carbon credit).


‎​Dalam pertemuan tersebut, Ibrahim Ali memaparkan kawasan mangrove Tana Tidung yang dinilai memiliki nilai strategis. Selain berfungsi menjaga ekosistem pesisir, hutan mangrove ini diproyeksikan dapat memberikan kontribusi ekonomi melalui skema ekonomi hijau.

‎​“Kami melihat potensi mangrove ini bisa dikembangkan ke arah carbon credit. Selain menjaga lingkungan, juga bisa memberi nilai tambah bagi pendapatan daerah,” ujar Ibrahim.


‎​Menurutnya, pengelolaan ekosistem pesisir secara berkelanjutan dapat menjadi solusi ganda:
‎​Sektor Lingkungan: Membantu menekan emisi karbon global dan mencegah abrasi.
‎​Sektor Ekonomi: Membuka peluang investasi baru di bidang kelautan dan ekonomi hijau (green economy).


‎​Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian alam dengan tetap membuka ruang bagi pemanfaatan yang terukur. Pendekatan ini diharapkan mampu menarik mitra strategis internasional yang fokus pada isu-isu perubahan iklim.


‎​Republik Seychelles sendiri dikenal memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengelolaan blue economy (ekonomi biru) dan konservasi maritim global. Oleh karena itu, pertemuan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi komunikasi yang lebih intensif antara kedua belah pihak.


‎​Ke depan, penjajakan ini akan ditindaklanjuti untuk menyusun kerangka kerja sama yang lebih konkret, meliputi:
‎​Konservasi lingkungan pesisir.
‎​Pengembangan program investasi berbasis mitigasi karbon.
‎​Pertukaran tata kelola potensi kelautan yang berkelanjutan

#‎Redaksi Suara Kalimantan

Berita Terkait

Dugaan Ijazah Kesetaraan Tanpa Belajar, Disdik Bulungan Akan Evaluasi PKBM Terkait
Kemenkes Salurkan 1.250 Masker KN95 untuk Mitigasi Dampak Kabut Asap Karhutla di Bulungan
HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi
Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju
ORI Resmi Mundur dari Partai Buruh, Partai Buruh: “Tidak Mengganggu Konsolidasi
Wagub Kaltara Tempuh 9 Jam Jalur Berlumpur demi Tinjau Jalan Perbatasan KM 95
DKISP Kaltara Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Keamanan Digital
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wagub Serukan Aksi Nyata untuk Menjaga Bumi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WITA

Dugaan Ijazah Kesetaraan Tanpa Belajar, Disdik Bulungan Akan Evaluasi PKBM Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:48 WITA

Kemenkes Salurkan 1.250 Masker KN95 untuk Mitigasi Dampak Kabut Asap Karhutla di Bulungan

Senin, 13 Juli 2026 - 21:58 WITA

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi

Senin, 13 Juli 2026 - 10:53 WITA

Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:52 WITA

ORI Resmi Mundur dari Partai Buruh, Partai Buruh: “Tidak Mengganggu Konsolidasi

Berita Terbaru

Dinkes Bulungan

Dampak Kabut Asap Karhutla, Kasus ISPA di Bulungan Capai 3.453 Kasus ‎

Sabtu, 19 Sep 2026 - 07:26 WITA

Berita Nasional

PENYEROBOTAN SOROTI RANTAI PENGUASAAN DAN ADMINISTRASI KELURAHAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:21 WITA