Sejahterakan Pengurus Adat, Tiga Kesultanan Dukung Wacana Pembangunan Kebun Sub Suku Adat di Bulungan‎

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 09:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | BULUNGAN – Ketua Adat Kesultanan Kabupaten Bulungan, Datu Darmansyah, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis bersama sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pada Minggu (21/6/2026).
‎
‎
‎​Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
‎
‎Paduka Yang Mulia ​Datu Disan, perwakilan Kesultanan Bulungan.
‎
‎​Paduka Yang Mulia Adji Raden Muhammad Bakhrun, Sultan Gunung Tabur.
‎
‎​Paduka Yang Mulia Amir MA, Sultan Sambaliung.
‎
‎​Datu Yasir, (mewakili Tokoh Masyarakat Bulungan).
‎
‎Ketua Adat Desa Antutan Alung
‎
‎Ketua Adat Dusun Bulungan Desa Bulungan
‎
‎​Andi Lempong, Tokoh Masyarakat Sulawesi.
‎
‎​Perwakilan dari LSM Permada, LSM Tameng Adat Borneo, dan LSM Bulutunggal dan Berapa tokoh lainnya
‎
‎
‎
‎​Agenda utama rakor ini adalah membahas wacana pembangunan Kebun Sub Suku Adat di wilayah Kabupaten Bulungan. Program ini diinisiasi sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian finansial para pengurus adat setempat.
‎
‎
‎​Ketua Adat Kesultanan Kabupaten Bulungan, Datu Darmansyah, menjelaskan bahwa selama ini pengurus adat kerap terkendala masalah operasional. Hal ini dikarenakan tidak adanya sumber pendanaan tetap maupun gaji pokok untuk menunjang aktivitas kelembagaan, seperti kunjungan kerja.
‎
‎
‎​”Pengurus adat kan tidak punya sumber dana dan gaji untuk melakukan aktivitas seperti kunjungan kerja. Jadi, kebun inilah yang kita harapkan bisa dijadikan sumber dana kita ke depan,” ujar Darmansyah kepada awak media, Minggu (21/6/2026).
‎
‎
‎​Wacana ini mendapat respons positif dan dukungan penuh dari tiga kesultanan yang hadir. Perwakilan Kesultanan Bulungan, Datu Disan, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan Kebun Sub Suku Adat ini sebenarnya sudah pernah digulirkan sejak tiga tahun lalu.
‎
‎
‎​”Kami dukung sepenuhnya apa yang diwacanakan oleh Ketua Adat Kesultanan Kabupaten Bulungan. Sebelumnya, tiga tahun lalu sudah diwacanakan Kebun Sub Suku Adat yang ada di Kabupaten Bulungan, dan Alhamdulillah hari ini bisa kita wacanakan kembali,” kata Datu Disan.
‎
‎
‎​Selain membahas sektor ekonomi, Datu Disan menegaskan bahwa kehadiran dan soliditas ketiga sultan dalam rakor ini sekaligus mematahkan klaim dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang kerap memanfaatkan nama Kesultanan Bulungan demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
‎
‎
‎​Ia berharap pertemuan ini tidak hanya menjadi awal kebangkitan ekonomi pengurus adat, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antar-kesultanan dalam menjaga kearifan lokal.
‎
‎
‎​”Rapat ini juga kita jadikan sebagai momentum untuk terus menjaga silaturahmi sesama, agar terus menjaga dan melestarikan budaya kita yang ada di Kabupaten Bulungan ini,” pungkasnya
‎
‎
#Redaksi Suara Kalimantan Kini

Berita Terkait

Kaltara Berduka, Tokoh Sejarah dan Raja Muda Bulungan Datu Dissan Hasanuddin Wafat
Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Perbatasan, Pemkab Nunukan Gelar Akreditasi UPTD Labkesda Bersama LAPRIDA
Ribuan Warga Padati Berau Ethno Carnival 2026, Tampilkan Pesona Ragam Kostum Budaya Lokal
Ardi A. Kaudis Pimpin Forum TJSLBU Kaltara 2026–2031, Pemprov Dorong CSR Jadi Investasi Pembangunan ‎
Buka Konferda Ke-36 GKII, Wagub Ajak Jemaat Bertumbuh Bersama
Dorong Kemandirian Daerah, Bupati Bulungan Resmikan Produk AMDK Lokal ‘Kayanku’
Tekanan Berat Membuat Kesehatan Menurun, Nur Aisyah Dirawat di Klinik
Belum Diserahterimakan, Embung Rp48 Miliar di Bulungan Belum Berfungsi Optimal
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:23 WITA

Kaltara Berduka, Tokoh Sejarah dan Raja Muda Bulungan Datu Dissan Hasanuddin Wafat

Selasa, 29 September 2026 - 13:16 WITA

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Perbatasan, Pemkab Nunukan Gelar Akreditasi UPTD Labkesda Bersama LAPRIDA

Sabtu, 26 September 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Warga Padati Berau Ethno Carnival 2026, Tampilkan Pesona Ragam Kostum Budaya Lokal

Kamis, 24 September 2026 - 10:15 WITA

Ardi A. Kaudis Pimpin Forum TJSLBU Kaltara 2026–2031, Pemprov Dorong CSR Jadi Investasi Pembangunan ‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:56 WITA

Buka Konferda Ke-36 GKII, Wagub Ajak Jemaat Bertumbuh Bersama

Berita Terbaru