Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemprov Kaltara Berikan Relaksasi Administrasi Galian C hingga Desember 2026

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara terus berkomitmen menjaga titik temu antara kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat dengan penegakan regulasi. Hal ini ditegaskan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, saat menerima audiensi para sopir truk Bulungan di Halaman Kantor Gubernur, Kamis (7/5/2026).

‎​Dalam dialog yang berlangsung terbuka tersebut, para sopir menyampaikan aspirasi mengenai kendala operasional angkutan material dan kelangsungan usaha galian C di lapangan. Menanggapi hal itu, Gubernur menekankan pentingnya komunikasi dua arah untuk mencari solusi berkelanjutan bagi seluruh pihak.

‎​Komitmen Penyelesaian Administrasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎​Gubernur Zainal menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kebutuhan para pelaku usaha dan pekerja angkutan. Pemprov Kaltara secara aktif telah melakukan koordinasi lintas sektor guna mendukung percepatan legalitas usaha secara bertahap.

‎​”Kami terus membangun komunikasi agar persoalan ini dapat diselesaikan bersama. Pemerintah pada prinsipnya mendukung kegiatan usaha yang berjalan sesuai ketentuan,” ujar Gubernur Zainal di hadapan para peserta aksi.

Salah satu poin krusial yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut adalah pemberian tenggat waktu atau relaksasi bagi para pelaku usaha untuk melengkapi dokumen perizinan. Pemprov Kaltara memberikan batas waktu hingga Desember 2026 agar seluruh administrasi dan legalitas dapat dioptimalkan.

‎​Kepastian Usaha: Memberikan rasa aman bagi sopir dan pemilik usaha dalam beroperasi.

Tertib Tata Kelola: Memastikan kegiatan pertambangan tidak menyalahi aturan lingkungan dan hukum yang berlaku.

‎​Stabilitas Ekonomi: Menjaga pasokan material untuk pembangunan infrastruktur di Kalimantan Utara tetap terjaga.

Penyampaian aspirasi berakhir dengan tertib. Para sopir membubarkan diri setelah mendapatkan kejelasan mengenai komitmen pemerintah dalam mengawal proses transisi legalitas ini.

‎​Melalui pendekatan persuasif dan pemberian tenggat waktu yang proporsional, Pemprov Kaltara berharap aktivitas ekonomi di sektor material tetap berputar kencang, sembari perlahan menyelaraskan diri dengan standar regulasi yang ada demi masa depan pertambangan yang lebih tertata di Bumi Benuanta.

#‎Redaksi Suara Kalimantan Kini

Berita Terkait

Dugaan Ijazah Kesetaraan Tanpa Belajar, Disdik Bulungan Akan Evaluasi PKBM Terkait
Kemenkes Salurkan 1.250 Masker KN95 untuk Mitigasi Dampak Kabut Asap Karhutla di Bulungan
HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi
Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju
ORI Resmi Mundur dari Partai Buruh, Partai Buruh: “Tidak Mengganggu Konsolidasi
Wagub Kaltara Tempuh 9 Jam Jalur Berlumpur demi Tinjau Jalan Perbatasan KM 95
DKISP Kaltara Ajak ASN dan Masyarakat Perkuat Keamanan Digital
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wagub Serukan Aksi Nyata untuk Menjaga Bumi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WITA

Dugaan Ijazah Kesetaraan Tanpa Belajar, Disdik Bulungan Akan Evaluasi PKBM Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:48 WITA

Kemenkes Salurkan 1.250 Masker KN95 untuk Mitigasi Dampak Kabut Asap Karhutla di Bulungan

Senin, 13 Juli 2026 - 21:58 WITA

HLM TP2DD Digelar, Gubernur Minta OPD Percepat Digitalisasi Retribusi

Senin, 13 Juli 2026 - 10:53 WITA

Semangat Harkopnas ke-79, Wagub Ingin Koperasi Kaltara Makin Maju

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:52 WITA

ORI Resmi Mundur dari Partai Buruh, Partai Buruh: “Tidak Mengganggu Konsolidasi

Berita Terbaru

Dinkes Bulungan

Dampak Kabut Asap Karhutla, Kasus ISPA di Bulungan Capai 3.453 Kasus ‎

Sabtu, 19 Sep 2026 - 07:26 WITA

Berita Nasional

PENYEROBOTAN SOROTI RANTAI PENGUASAAN DAN ADMINISTRASI KELURAHAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:21 WITA