SKI | TANJUNG SELOR – Penyelenggaraan Pertemuan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Tahun Anggaran 2026 oleh Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Utara di Hotel Crown, Tanjung Selor, Jumat (30/10/2026), mendapat sambutan positif dari tingkat akar rumput.
Ketua RT 06 Bumi Rahayu, Hamsa, menilai kegiatan pembinaan tersebut sebagai wadah strategis untuk memperkuat koordinasi antara aparat penegak hukum dan para tokoh masyarakat di Kabupaten Bulungan.
Menurut Hamsa, yang juga aktif menggerakkan poskamling di wilayahnya, forum ini memberikan bekal penting bagi pengurus RT dan RW dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kian kompleks.
”Kami sangat menyambut positif acara seperti ini. Selama ini kami di lapangan kadang bingung menghadapi situasi yang berkembang di masyarakat, apalagi modus kejahatan sekarang semakin beragam. Dengan adanya silaturahmi dan pembinaan dari jajaran Polda Kaltara, kami jadi punya bekal ilmu dan koordinasi yang lebih jelas,” ujar Hamsa di sela-sela kegiatan.
Ia menegaskan, tema yang diusung tahun ini, yakni “Optimalisasi Peran Ketua RT dan RW dalam Pembinaan dan Penguatan FKPM guna Mewujudkan Situasi Kamtibmas yang Kondusif”, dinilai sangat selaras dengan realitas di lapangan. Sebagai garda terdepan, Ketua RT dan RW berada pada posisi strategis untuk mengenali potensi kerawanan di lingkungan masing-masing.
”RT dan RW itu memang garda terdepan. Kami yang paling tahu siapa warga baru, siapa yang bertingkah laku mencurigakan, dan di mana titik rawan di lingkungan kami. Ketika kami dibina dan diajak kerjasama seperti ini, rasanya seperti punya ‘kakak’ di kepolisian yang siap membimbing,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Hamsa berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada agenda tahunan semata. Ia mengusulkan adanya kesinambungan program melalui pertemuan berkala di tingkat kecamatan maupun kelurahan guna menjaga soliditas di lapangan.
”Harapan kami, silaturahmi seperti ini bisa lebih sering, mungkin tiap triwulan atau minimal tiap semester, supaya koordinasi antara warga dan Bhabinkamtibmas semakin erat. Kalau kami dan polisi solid, pelaku kejahatan pasti berpikir dua kali untuk beraksi di lingkungan kita,” pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, Dirbinmas Polda Kaltara, Kombes Pol Try Handako W.P., S.I.K., dalam arahannya menegaskan bahwa FKPM merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Sinergi yang terbangun bersama para Ketua RT dan RW disebut sebagai pilar utama dalam merawat stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara.
#Redaksi Suara Kalimantan Kini

















