Suami Terjerat Kasus Hukum, Nur Asiyah Mengadu ke Bupati Lampung Selatan

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN – Nur Asiyah (38), warga Desa Pemulihan, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, mengaku mengalami kesulitan hidup yang berat setelah suaminya harus mendekam di balik jeruji penjara. Suaminya terseret kasus hukum terkait peristiwa perkelahian yang melibatkan dirinya.

Saat dikonfirmasi awak media pada hari Sabtu, (4 /7/2026) Nur Asiyah menyatakan bahwa keberadaan suaminya sangat berarti bagi keutuhan dan perekonomian keluarganya, sebab ia merupakan satu-satunya tulang punggung yang menopang seluruh kebutuhan hidup.

“Saya memohon kepada Bapak Bupati agar dapat membantu suami saya yang kini ditahan di LAPAS Kalianda. Jangankan untuk membayar jasa pengacara, untuk kebutuhan makan sehari-hari saja kami sudah sangat kesulitan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, tanpa adanya nafkah dari suami, Nur Asiyah harus berjuang sendirian memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia bekerja sebagai buruh dengan penghasilan yang tidak menentu, sementara tempat tinggalnya pun masih menumpang di rumah kerabat.

Melihat kondisi yang semakin berat, Nur Asiyah menyampaikan harapannya kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Ia memohon perhatian dan bantuan agar suaminya dapat dibebaskan atau mendapatkan proses hukum serta keadilan yang terbaik.

“Kami sangat berharap Bapak Bupati dapat membantu meringankan beban kami. Suami saya adalah tumpuan hidup keluarga. Kalau ia tidak ada, saya sangat kesulitan menghidupi anak-anak dan memenuhi segala kebutuhan rumah tangga,” tambahnya.

Saat ini, Nur Asiyah hanya bisa berdoa dan berharap agar ada jalan keluar terbaik, sehingga keluarganya dapat segera berkumpul kembali dan menjalani kehidupan seperti sedia kala.

Penulis : Afriandra

Sumber Berita: Suarakalimantankini.com

Berita Terkait

Dua Legislator Bulungan Pertanyakan Ijazah Paket A, PKBM Endless Dilaporkan ke Polisi
Tak Pernah Daftar, Tiba-Tiba Ada Ijazah Paket A: Anggota DPRD Bulungan Lapor Polisi
Sidang Perdana Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bulungan, Kuasa Hukum Siapkan Bantahan, Dan Laporkan PKBM Endless Ke Polisian
Dugaan Ijazah Paket A Tanpa Prosedur, Polresta Bulungan Periksa Pimpinan PKBM Endless
AKPERSI Soroti Dua Sisi Perkara: Penahanan Jefry Taha dan Laporan Dokter Rifky
AKPERSI Bongkar Sisi Lain Penahanan Jefri Taha alias Bang Yoker: Anak Disebut Kritis, Dipulangkan, Berujung Keributan dan Penahanan
Keluarga Alzier Dianis Tabranie Persoalkan Penguasaan Lahan 4.500 Meter Persegi di Kemiling
Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Proyek P2SP Mangkrak di SD 1 Sukacari, Kabid Sarpras Harus Bertanggung Jawab
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:55 WITA

Dua Legislator Bulungan Pertanyakan Ijazah Paket A, PKBM Endless Dilaporkan ke Polisi

Senin, 28 September 2026 - 19:18 WITA

Sidang Perdana Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bulungan, Kuasa Hukum Siapkan Bantahan, Dan Laporkan PKBM Endless Ke Polisian

Jumat, 25 September 2026 - 15:59 WITA

Dugaan Ijazah Paket A Tanpa Prosedur, Polresta Bulungan Periksa Pimpinan PKBM Endless

Jumat, 25 September 2026 - 15:34 WITA

AKPERSI Soroti Dua Sisi Perkara: Penahanan Jefry Taha dan Laporan Dokter Rifky

Kamis, 17 September 2026 - 13:47 WITA

AKPERSI Bongkar Sisi Lain Penahanan Jefri Taha alias Bang Yoker: Anak Disebut Kritis, Dipulangkan, Berujung Keributan dan Penahanan

Berita Terbaru