Keluarga Alzier Dianis Tabranie Persoalkan Penguasaan Lahan 4.500 Meter Persegi di Kemiling

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 20:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKI | BANDAR LAMPUNG — Persoalan kepemilikan lahan seluas kurang lebih 4.500 meter persegi di Jalan Wan Abdurahman, RT 01/LK III, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, kini mengemuka. Pihak keluarga Alzier Dianis Tabranie mengklaim lahan tersebut sebagai milik sah mereka yang diperoleh melalui hibah dari Safei Sani Tjakra.
‎
‎Penelusuran internal yang dilakukan pihak keluarga dan tim mendapati adanya sekitar sembilan bangunan permanen yang berdiri di atas lahan tersebut. Sebagian di antaranya dilaporkan telah dihuni oleh beberapa pihak berbeda tanpa adanya izin, koordinasi, maupun proses jual-beli dengan pemilik lahan yang sah.
‎
‎Dalam persoalan ini, pihak keluarga turut menyoroti keterlibatan seorang pejabat berinisial AL, yang pernah menjabat sebagai Kepala BPN Kota Bandar Lampung dan saat ini diperbantukan di lingkungan Kanwil BPN.
‎
‎Menurut keterangan keluarga, Alzier sebelumnya pernah menyerahkan sejumlah dokumen lahan kepada AL semasa yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala BPN Bandar Lampung untuk proses penerbitan sertifikat. Namun, hingga saat ini pihak keluarga mengaku belum mendapatkan kejelasan mengenai status penyelesaian sertifikasi tanah tersebut.
‎
‎Selain itu, tim penelusuran juga mencermati dokumen administrasi pertanahan berupa sporadik dan surat pernyataan yang ditandatangani oleh mantan Lurah Sumber Agung, Satria Dinata, S.Kom., M.M. Saat ini, Satria Dinata diketahui sudah tidak menjabat di kelurahan tersebut.
‎
‎Pihak keluarga dan tim menegaskan akan mengusut secara berkala seluruh riwayat administrasi pertanahan serta keterlibatan pihak-pihak terkait. Jika ditemukan bukti dugaan pelanggaran hukum, mereka berencana menempuh jalur hukum dan meminta penjelasan resmi dari instansi pertanahan.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, seluruh poin yang disampaikan masih merupakan klaim sepihak dari pihak keluarga beserta tim Alzier. Redaksi masih mengupayakan konfirmasi dan klarifikasi dari pihak AL, Satria Dinata, serta BPN Bandar Lampung demi menjaga keberimbangan berita sesuai Kode Etik Jurnalistik. (An/Red)

Berita Terkait

‎Sidang Perkara Dugaan Ijazah Palsu di PN Tanjung Selor: Ahli Hukum Pidana Paparkan Bedanya “Membuat” dan “Memalsukan” Surat ‎
Saksi Ungkap Perintah Pembatalan Ijazah di Sidang Dugaan Pemalsuan, Kadisdik Bulungan Membantah
Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bulungan, Kuasa Hukum Hadirkan Mantan Ketua KPU dan Saksi Meringankan
Polri dan Gekrafs Teken MoU untuk Lindungi Karya dan Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif
Sengkarut NISN dan Ujian Nasional Paket B, Praktisi Hukum Rudi Rola, S.H.: JPU Keliru Memahami Rezim Hukum Pendidikan Kesetaraan
Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bulungan, JPU Hadirkan Saksi Ahli
Peserta Tender Pemerintah Dilarang Pakai Praktik ‘Pinjam Bendera’, Wajib Memiliki Badan Hukum Sendiri
KETUM DPP AKPERSI DESAK KAPOLRES BOGOR TUNTASKAN LAPORAN DUGAAN INTIMIDASI, PENGANCAMAN DAN PERAMPASAN, SIAP BAWA PERKARA KE MABES POLRI
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:16 WITA

‎Sidang Perkara Dugaan Ijazah Palsu di PN Tanjung Selor: Ahli Hukum Pidana Paparkan Bedanya “Membuat” dan “Memalsukan” Surat ‎

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:26 WITA

Saksi Ungkap Perintah Pembatalan Ijazah di Sidang Dugaan Pemalsuan, Kadisdik Bulungan Membantah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:37 WITA

Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bulungan, Kuasa Hukum Hadirkan Mantan Ketua KPU dan Saksi Meringankan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Polri dan Gekrafs Teken MoU untuk Lindungi Karya dan Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:53 WITA

Sengkarut NISN dan Ujian Nasional Paket B, Praktisi Hukum Rudi Rola, S.H.: JPU Keliru Memahami Rezim Hukum Pendidikan Kesetaraan

Berita Terbaru