Mengabdi di Garis Depan: Mengenal UKM Medical Emergency Universitas Patria Artha

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 09:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎SKI | MAKASSAR – Dalam situasi darurat dan bencana alam, kecepatan respons medis seringkali menjadi penentu keselamatan jiwa. Menyadari pentingnya peran tersebut, Universitas Patria Artha (UPA) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Medical Emergency (ME) terus konsisten mencetak relawan mahasiswa yang tangguh dan kompeten di bidang kegawatdaruratan.
‎
‎Sebagai organisasi yang berfokus pada pertolongan pertama, UKM ME hadir bukan sekadar sebagai wadah kemahasiswaan, melainkan sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.
‎
‎Kontribusi Nyata dan Apresiasi Pemerintah
‎
‎Dedikasi UKM ME telah diakui secara luas. Pemerintah Daerah di berbagai wilayah Sulawesi Selatan memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi aktif unit ini dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Melalui layanan kesehatan lapangan, anggota ME terjun langsung ke lokasi terdampak untuk memberikan bantuan medis primer yang sangat dibutuhkan saat akses kesehatan formal terhambat.
‎
‎Menjadi bagian dari Medical Emergency bukanlah perkara mudah. Calon anggota harus melewati proses seleksi dan pelatihan yang komprehensif selama satu tahun. Tahapan tersebut meliputi:Masa Bimbingan (Mabim), Pra Pendidikan Dasar (Pra Diklatsar) dan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) serta Sidang Kelulusan
‎
‎”Setiap anggota dibekali dengan tiga pilar utama: Knowledge, Attitude, dan Skill mengenai kegawatdaruratan,” ujar Abdul Rahman, Pembina UKM ME sekaligus Direktur Wellness Patria Indonesia dan Dosen Tetap S1 Ilmu Keperawatan UPA. Selain aspek medis, ketahanan fisik juga menjadi fokus utama guna memastikan relawan siap menghadapi medan bencana yang ekstrem.
‎
‎Dominasi Mahasiswa Kalimantan Utara
‎
‎Menariknya, komposisi anggota UKM ME saat ini didominasi oleh mahasiswa asal Kalimantan Utara (Kaltara). Para mahasiswa ini dikenal memiliki keunggulan dalam ketahanan fisik serta pengalaman adaptasi di medan yang menantang, sebuah modal penting yang sejalan dengan tuntutan tugas di lapangan.
‎
‎Merupakan unit kegiatan mahasiswa yang berdedikasi pada bidang kegawatdaruratan dan mitigasi bencana, di bawah bimbingan akademisi dan praktisi kesehatan berpengalaman untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat luas.
‎
‎# Redaksi Suara Kalimantan Kini

Editor : Sahran

Sumber Berita: SKI

Berita Terkait

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Libatkan Anggota DPRD Bulungan, ‎ “Penyerahan Barang Bukti”
Warga Tanjung Selor Hulu Keluhkan Sisa Pemangkasan Ranting Pohon di Tepian Sungai Kayan
Gubernur Kaltara Rencanakan Lomba Sumpit Se-Borneo pada 2027
AKPERSI Gelar Pelatihan Jurnalistik Menuju UKW, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Dugaan Penerbitan Ijazah Tanpa Prosedur, Anggota DPRD Bulungan Laporkan Kepala PKBM Endless ke Polisi
Kasus ISPA Melonjak di Tiga Wilayah, Pemkab Bulungan Distribusikan 200 Ribu Masker ‎
‎MA Tolak Kasasi PLN Terkait Sengketa Tiang Listrik di Aceh Barat, Tegaskan Kewajiban Penyelesaian Hak Tanah
Ketua Partai Buruh Kaltara (Joko Supriyadi, S.T., M.T.,) Desak Audit PT KIPI dan Evaluasi Penanganan Karhutla 2026 ‎
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:51 WITA

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Libatkan Anggota DPRD Bulungan, ‎ “Penyerahan Barang Bukti”

Senin, 2 November 2026 - 07:12 WITA

Warga Tanjung Selor Hulu Keluhkan Sisa Pemangkasan Ranting Pohon di Tepian Sungai Kayan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:24 WITA

Gubernur Kaltara Rencanakan Lomba Sumpit Se-Borneo pada 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

AKPERSI Gelar Pelatihan Jurnalistik Menuju UKW, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WITA

Dugaan Penerbitan Ijazah Tanpa Prosedur, Anggota DPRD Bulungan Laporkan Kepala PKBM Endless ke Polisi

Berita Terbaru