SKI | Makas, Yayasan Patria Artha (YPA) mempertegas komitmennya dalam memerangi ketimpangan akses pendidikan di wilayah perbatasan. Melalui program beasiswa tahun akademik 2026/2027, YPA resmi mengalokasikan kuota bagi 200 mahasiswa asal Kalimantan Utara (Kaltara) untuk menempuh pendidikan di Universitas Patria Artha.
Program yang menyasar wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) ini merupakan angkatan kelima, sebuah langkah berkelanjutan untuk mencetak generasi unggul dari beranda terdepan Indonesia.
Ketua Yayasan Patria Artha menjelaskan bahwa beasiswa ini dirancang untuk memangkas hambatan ekonomi yang selama ini menjadi kendala utama pemuda di perbatasan dalam mengakses pendidikan tinggi.
Cakupan Beasiswa: Pembebasan penuh Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP).
Durasi: Perlindungan biaya selama delapan semester (masa studi normal).
Target: Fokus pada penguatan kualitas SDM di provinsi termuda Indonesia, Kalimantan Utara.
Jaminan Kompetensi dan Kesiapan Kerja
Tidak sekadar memberikan gelar akademik, YPA memastikan lulusannya memiliki daya saing di pasar kerja. Pada tahun ajaran ini, sebanyak 225 mahasiswa Kaltara angkatan pertama dijadwalkan akan lulus. Menariknya, sejumlah perusahaan dilaporkan telah melirik para calon lulusan ini pasca-program magang dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL).
Untuk mendukung hal tersebut, universitas menerapkan skema penguatan profesi:
Metode Problem-Based Learning (PBL): Mahasiswa dilatih menyelesaikan kasus nyata di laboratorium agar memiliki kemampuan aplikatif.
Sertifikasi BNSP & BSN: Pada semester 6 dan 7, mahasiswa wajib mengikuti uji kompetensi di Assessment Center kampus untuk mendapatkan sertifikat keahlian resmi sebagai pendamping ijazah.
Di luar aspek kognitif, Universitas Patria Artha menerapkan pendekatan 4B (Believe, Brain, Body, Behavior) untuk membentuk karakter mahasiswa yang tangguh.
Sebagai nilai tambah, program Bela Negara dilaksanakan secara rutin setiap pekan. Bekerja sama dengan Komando Pasukan Gerak Cepat TNI Angkatan Udara (Kopasgat TNI AU), program ini bertujuan menanamkan kedisiplinan tinggi serta wawasan kebangsaan yang kuat bagi para mahasiswa yang berasal dari wilayah strategis perbatasan negara.
Melalui integrasi antara bantuan finansial, kualitas akademik, dan pembinaan karakter, Yayasan Patria Artha optimistis lulusan asal Kaltara ini akan menjadi motor penggerak pembangunan nasional yang kompeten dan berintegritas.
#Redaksi Suara Kalimantan

















